Bupati Banyuwangi: Saatnya Ubah Paradigma Wisata

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas nampaknya telah menyiapkan konsep dan paradigma wisata baru. Konsep itu menurutnya harus adaptif dengan kondisi sekarang.

bupati banyuwangi
Spot Wisata Banyuwangi. Foto Tangkapan Layar Instagram @Travel_Banyuwangi

BantenTribun.id- Bupati Banyuwangi Azwar Anas menyatakan sektor pariwisata harus merubah paradigma di masa pandemi dan normal baru akibat Covid 19.

Menurutnya, sektor pariwisata harus tetap tumbuh meski diterpa badai berat. Salahsatunya dengan menjaga kepercayaan dan mengubah paradigma.

“Jika mau menjual wisata, maka harus bangun kepercayaan, sekali tidak percaya dampaknya panjang. Kita harus ubah paradigma, dan siapkan before afternya.” Jelas Bupati Banyuwangi dalam Dialog Produktif secara daring dengan Kemenkominfo. Seperti dilaporkan laman resmi pemkab Banyuwangi.

Menurut pria 47 tahun itu. Kerja di masa pandemi dan normal baru tidak  mudah. “Seperti memisahkan minyak dan air, yang sakit dan sehat.” Ungkapnya.

Untuk itu menurut Anas, paradigma wisata Banyuwangi yang tadinya pelayanan dan atraksi kini berubah.

“Fokus kita bukan pada atraksi dan pelayanan saja, tapi dimasa sekarang, jaminan kemanan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan juga menjadi perhatian.” Jelasnya.

Lebih lanjut Alumni S2 Fakultas Sospol  Universitas Indonesia itu juga mengatakan bila pihaknya telah melakukan banyak hal untuk perubahan paradgima wisata itu.

“Kita sudah briefing kelompok sadar wisata (pokdarwis), pengelola destinasi wisata, serta pemilik warung di tempat wisata. Semua harus patuh pada prokes (protokol kesehatan) baik cuci tangan pakai sabun, pakai masker serta jaga jarak.” Terangnya.

Lebih lanjut, dalam menyiapkan preferensi wisata dimasa Covid dan normal baru, Bupati Banyuwangi yang juga mantan Anggota DPR RI farksi PKB akan memberikan sertifikasi pada restoran dan warung.

“Kita juga akan mengerahkan satpol PP untuk mengingatkan dan mengegur pelanggar prokes. Termasuk para pelaku wisata.” Tegas Anas.

Perubahan paradigma dan pereferensi wisata diminta Anas untuk dipahami oleh pelaku wisata di Banyuwangi.

“Tamu lebih suka wisata aman dan nyaman, kita juga edukasi tour guide untuk menjalankan protokol kesehatan. Sementara pengunjung nantinya kita sajikan kemasan staycation. Mereka bisa menikmati sajian hiburan meski tak pergi dari hotel.” Pungkas Anas. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.