BIGO Siap Ekspansi ke Tiga Kawasan Utama Dunia

foto: kalapallete

BantenTribun.id- BIGO Technology Pte. Ltd. mengumumkan langkahnya untuk membuka beberapa pusat regional di tiga (3) kawasan utama lain di dunia sebelum akhir 2019, dimulai dari India. Pengumuman ini dibuat dalam kurun waktu 3 tahun yang singkat sejak pendirian BIGO.

Perusahaan teknologi internet yang berbasis di Singapura, siap mencatatkan pertumbuhan yang luar biasa. Investasi senilai US$100 juta ke India dinilai penting, mengingat BIGO adalah perusahaan internet asal Singapura yang pertama memasuki arena global dan melakukan lompatan besar untuk menjadi pemimpin industri.

Ekspansi ini akan menciptakan lapangan kerja bagi lebih dari 1.000 orang di India, serta menjadi peluang pembelajaran lintasnegara bagi warga Singapura dan India. Hal ini terutama karena BIGO memiliki lebih dari 40 paten teknologi dalam bidang VoIP/Video dan 60 paten yang sedang didaftarkan.

Langkah ini penting bagi Singapura, mengingat BIGO dapat bergabung dengan berbagai nama besar di industri yang saat ini semuanya dimiliki oleh perusahaan asing. Dengan ekspansi ini, BIGO memiliki total 20 kantor regional dan 4 pusat regional pada akhir 2019.   

Produk live-streaming yang paling terkenal milik perusahaan, BIGO LIVE, berdasarkan data terbaru, telah memiliki pengguna terdaftar sebanyak 200 juta lebih di lebih dari 100 kawasan, dan angka ini bertumbuh pesat setiap hari. BIGO LIVE kini menjadi salah satu aplikasi terlaris di dunia, sebagaimana dilaporkan oleh App Annie pada 2018. Aplikasi video pendek lain milik perusahaan, LIKE, telah memiliki 20 juta pengguna aktif harian di seluruh dunia.Menyusul pertumbuhannya yang luar biasa, perusahaan sekarang berfokus melakukan ekspansi secara agresif, baik ke negara berkembang maupun negara maju.

Jason Hu, CTO, BIGO Technology, mengklaim, “Kami memilih berekspansi ke India sebagai tujuan pertama dari tiga kawasan. India akan menjadi pusat pelengkap bagi pusat Penelitian dan Pengembangan di Singapura. Langkah berani ini adalah yang pertama bagi BIGO, dan membuktikan perlunya sejumlah pusat layanan di luar negeri, seiring dengan pertumbuhan basis pengguna kami.”

BIGO meyakini investasi dan statusnya di antara para pengguna tidak akan tertandingi oleh aplikasi lain di pasaran. Kepercayaan diri tersebut sebagian besar berasal dari teknologi dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) yang digunakan saat ini, jauh lebih canggih ketimbang aplikasi lain yang serupa. Dari segi hubungan dengan pengguna, BIGO merasa bangga dan percaya diri dengan hubungan yang mereka bangun dengan para pengguna, menyediakan dukungan dan bimbingan, serta memberdayakan para pengguna untuk membangun bisnis sendiri lewat aplikasi tersebut.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.