Bertanam Stroberi Di Lahan Beriklim Panas, Begini Rupanya

bertanam stroberi di lahan berikilim panas

Bertanam Stroberi di lahan beriklim panas ternyata bukanlah hal yang tidak mungkin, meski umumnya tanaman itu berkarakter tumbuh optimal di suhu lebih rendah

BantenTribun.id,- Stroberi merupakan tanaman dengan karakter dapat tumbuh optimal di suhu rendah, Balai besar Pelatihan Pertanian Lembang dalam artikelnya pernah menulis, tanaman Stroberi (Fragraria chiloensis L.) tumbuh optimal pada suhu 17-20 0C dengan kelembaban 80-90 persen.

Namun syarat tumbuh bukanlah halangan untuk mengembangkan “si asem-asem manis” itu di suhu udara yang lebih panas.

Seperti ditulis SinarTani, Salahsatu orang yang mencoba menanam Stroberi di daerah beriklim panas adalah penyuluh pertanian asal Bone Sulawesi Selatan Andi Dwi Sartika.

Andi menjelaskan proses bertanam stroberi di lahan beriklim panas tidak terlalu berbeda dengan bertanam di daerah dengan suhu lebih rendah.

Menurut andi langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut.

Penyiapan Bibit

Jadi bibit diperoleh dari tanaman yang sudah ada. Cara mengambilnya dengan membongkar rumpun tanaman.

“Kalau bibit yang berasl dari yang ditanam di lahan dapat menggunakan cangkul, sedangkan kalau yang ditanam di polybag dilakukan dengan melepaskan polybag,” jelas Dwi Sartika.

Kemudian rumpun tanaman induk dibagi menjadi beberapa bagian berdasarkan tunas anakan beserta dengan akarnya.

“Untuk memudahkan dalam memisahkannya yakni membersihkan dengan menggunakan air,” tambah Dwi Sartika.

Persiapan Media Tanam

Media tanam untuk bertanam stroberi di lahan beriklim panas adalah kombinasi antara tanah gembur dengan pupuk kandang dengan konsentrasi (1:1), selanjutnya masukan ke dalam polybag. “Stroberi sangat suka media yang subur dan mengandung organik tinggi’,” ungkap Andi.

Penanaman

Ketika bibit dan media tanam telah siap, saatnya penanaman. Jadi buat lubang tanam pada polybag yang telah ada media tanamnya.

Masukkan bibit (1 lubang, 1 bibit) dan tutup kembali dengan menggunakan media yang sama. Padatkan agar bibit tidak mudah rebah.

Taburkan garam inggris sebanyak satu setengah sendok teh per tanaman di sekitar pangkal tanaman.

Jangan terlalu dekat dengan batang, nanti akan membuat batang jadi mudah lapuk.

Dosisnya harus tepat karena kalau terlalu banyak tanaman akan mudah busuk.

“Garam inggris ini mengandung magnesium sulfat yang tinggi, sehingga memiliki banyak manfaat.

Jadi tumbuh subur, membantu adaptasi pindah tanaman, menjaga dari hama, menyuburkan tanah dan mempercepat pembuahan,” jelas Dwi Sartika.

Penyiraman

Setelah ditanam, tanaman langsung disriam. Siram sampai media basah, tetapi jangan terlalu basah karena tanaman starwberry tidak menyukai media yang terlalu basah (becek).

Kalau terlalu basah akan memperlambat proses pertumbuhan, bahkan dapat gagal panen. Setelah disiram, letakkan di tempat yang teduh agar tidak terkena sinar matahari langsung. Setiap hari harus disiram, tetapi ingat jangan berlebihan. (red/SinarTani)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.