Bersama Tayo, Abah Mamad Tetap Gigih Jalani Masa Sulit

 

abah Mamad tetap gigih diusia tua bersama Tayo-nya (foto-BantenTribun)

Ditemani “Tayo”, Tubuh kurus Abah Mamad (70) tak kenal lelah mengangkut beban berat menjalani hidup. Bahkan, dilingkungan tempat tinggalnya, kakek ini dikenal gigih berusaha dengan melayani setiap permintaan pelanggannya hanya seorang diri, selain Tayo.

Pandeglang, BantenTribun.id– Tangan keriput Abah Mamad terus bekerja mengangkat batu belah seberat sepuluh kiloan, untuk diserahkan ke  “Tayo”, yang setia menemani hampir setengah abad. Padahal,  hari itu  Kampung Pasir Kuntul masih terbilang pagi.

Diusia senjanya, Abah Mamad, kakek yang sudah memiliki 17 cucu dari empat anak ini, tetap menjalani hidup dengan gigih, mengantar batu belah, pasir, tanah urug atau apapun yang diminta pemesan jasanya, dengan menggunakan colt T120 tua keluaran 1981, yang di kenal “Tayo”.

“ Ada yang pesan batu belah untuk membangun kamar mandi,” katanya saat ditemui BantenTribun, Kamis, 28 Mei 2020.

Ia menjelaskan satu colt batu belahnya dihargai sekitar Rp190-Rp200 ribu. Dari besaran ini Abah Mamad bisa mendapatkan keuntungan kotor sekitar Rp70-80 ribuan.

“Kalau banyak pesanan sehari paling kuat 4 sampai 5 rit saja, itu juga harus mulai pagi hari. Ya lumayan lah pak, buat dapur dan jajan anak cucu, apalagi sekarang terasa nambah sulit akibat korona” ucapnya.

Abah Mamad memang harus gesit mencari orderan. Selain itu ia juga harus menjual lebih murah dari harga toko bahan bangunan.

“Pembeli yang rumahnya di gang-gang sempit sering pesan bahan bangunan ke saya. Mobil besar nggak bisa masuk. Lagipula harga yang saya jual sedikit lebih murah,” terangnya.

Menurutnya, sudah hampir 30 tahun lebih ia menjalani usaha itu. Hasilnya, jika sedang ramai bisa mendapatkan 300 sampai 350 ribu perhari.

“Kalau lagi sepi paling satu rit atau dapat 50 ribu saja,”

Kegigihan Abah Mamad disaat tubuh mulai renta memang patut diacungi jempol.

“Saya salut dengan abah Mamad, kadang sampai malam masih kerja,” kata Solihin, warga Kampung Nagara KarangTanjung.(kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.