Belajar Tatap Muka Di Pandeglang Ditunda Hingga Tahun Ajaran Baru 2021

 

Taufik Hidayat, Kadisdikbud Pandeglang memastikan belajar tatap muka ditunda lagi dari rencana 4 Januari 2021 (foto-BantenTribun)

Belajar tatap muka di Pandeglang kembali ditunda. Aritnya keinginan siswa dan orangtua siswa untuk bisa belajar langsung di sekolah mulai 4 Januari 2021 kembali tertunda.

Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang sepakat menunda  pembelajaran tatap muka tersebut sesuai hasil rapat dengan Gubernur Banten. Belajar tatap muka di pandeglang diperkirakan baru dimulai tahun ajaran baru, Juli 2021.

BantenTribun.id– Belajar  secara tatap muka di sekolah di Kabupaten Pandeglang yang direncanakan bakal dimulai 4 Januari 2021 depan, diurungkan. Keinginan siswa dan orangtuasiswa belum dapat terlaksana dan harus bersabar, hingga tahun ajaran baru.

Pembelajaran tatap muka tersebut diperkirakan baru bisa dimulai pada tahun ajaran baru, Juli 2021, untuk berbagai tingkatan satuan pendidikan.  Ini artinya selama semester genap, siswa harus kembali belajar secara daring atau belajar dari rumah. Penundaan pembelajaran tatap muka ini  juga sesuai arahan dari Pemerintah Provinsi Banten.

“Sesuai hasil rapat bersama Gubernur Banten, pembelajaran tatap muka yang semula direncanakan dimulai 4 Januari 2021, ditunda karena pandemic covid-19. Siswa kembali belajar dari rumah,” jelas Taufik Hidayat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten  Pandeglang, kepada BantenTribun, Kamis, 24 Desember 2020.

Menurut Taufik, surat keputusan dari  Bupati Pandeglang terkait  penundaan belajar tatap muka di sekolah ini akan diterbitkan.

“ Menyikapi hal ini orangtua siswa diharapkan dapat membimbing putra-putrinya pada saat belajar dari rumah,” ujar Kadisdikbud.

Sebelumnya, Sekretaris Disdikbud Pandeglang, Sutoto, juga sudah menyampaikan penundaan belajar tatap muka dan kemungkinan baru bisa dilaksanakan pada tahun ajaran baru, Juli 2021.

“Ya, pembelajaran tatap muka baru bisa dimulai pada tahun ajaran baru, Juli tahun depan ,” kata Raswadi, Kepala SMP Negeri 3 Picung.

Menurut Sutoto, penundaan tatap muka ini juga karena guru dan murid belum diswab secara massal. Keputusan itu diambil  setelah dilakukan rapat koordinasi dengan instansi terkait ,yakni  Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan pihak terkait lainnya dan sepakat mengusulkan penundaan.

“Tadi juga sepakat untuk semester genap tidak ada tatap muka, kita siapkan inovasi, nanti buat pedoman khusus untuk belajar di rumah,” ujar Sutoto, seperti disampaikan dalam sebuah laman berita.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim,  meminta bupati dan wali kota se-Banten untuk menunda kebijakan belajar tatap muka yang semula direncanakan awal Januari 2021.

Pemprov Banten yang berwenang untuk satuan pendidikan SMA/SMK juga telah memutuskan menunda belajar tatap muka. (kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.