Banten Perpanjang PSBB untuk Percepat Penanganan Covid-19

 

Pemprov Banten Perpanjang PSBB hingga 21 November 2020

Provinsi Banten tetapkan  memperpanjang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II mulai 21 Oktober hingga 19 November 2020, guna mempercepat penanganan virus Covid-19. Opsi perpanjangan PSBB kembali terbuka jika masih terjadi penyebaran covid.

BantenTribun.id–Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) menetapkan perpanjangan Tahap II (kedua) Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Provinsi Banten melalui Keputusan Gubernur Banten Nomor 443/Kep.241 – Huk/2020, tanggal 21 Oktober 2020.

“Perpanjangan tahap II ini dimaksudkan dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) di Provinsi Banten, ” tulis Pemprov Banten dalam akun instagramnya.

Tidak berbeda dengan perpanjangan PSBB Provinsi Banten sebelumnya, perpanjangan pada tahap II ini juga berlaku selama satu bulan. Mulai ditetapkan pada tanggal 21 Oktober 2020 hingga 19 November 2020.

Dalam keputusan itu, Gubernur Banten juga memberikan opsi perpanjangan PSBB  dapat dilakukan kembali jika masih terdapat bukti penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Melalui keputusan itu pula, Gubernur Banten menginstruksikan Pemerintah Kabupaten/Kota se-Provinsi Banten wajib melaksanakan penetapan perpanjangan PSBB sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan dan secara konsisten mendorong serta mensosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat.

Dalam perpanjangan PSBB di wilayah kabupaten-kota se-Provinsi Banten pelaksanaan check point (tempat pemeriksaan) di wilayah diatur oleh bupati atau walikota.

Berdasarkan data dari Dinkes Banten, hingga 21 Oktober 2020, jumlah kasus Covid -19 tercatat sebanyak 8.092 orang.

Sebanyak 1.399 pasien diantaranya masih dirawat. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 6.431 orang dan 262 orang dinyatakan meninggal dunia akibat virus Covid -19 ini.(red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.