Bacabup Pandeglang Mulyadi CAS “Ogah” Ajukan Dukungan Perbaikan, Ini Alasannya

Bakal calon Bupati atau Bacabup Pandeglang jalur perorangan, H.Mulyadi,  mengaku enggan mengajukan dukungan perubahan, pasca ditetapkannya “TMS” minimal dukungan bagi  pasangan ini, pada Selasa,21 Juli lalu.

Mulyadi, Bos CAS ini, bersiap dan tetap optimis bisa mengikuti pertarungan  bursa pemimpin daerah dalam Pilkada Pandeglang 2020, dengan menggunakan perahu parpol.

bacabup pandeglang mulyadi
Ketua LO (Liaison Officer) Bacabup Mulyadi, Bunda Nurjannah (foto-BantenTribun)

Pandeglang,BantenTribun.id-Pasca ditetapkannya Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dukungan minimal bagi pasangan Bakal Calon Bupati (Bacabup Pandeglang) jalur perorangan, H.Mulyadi dan A Subhan, pada rapat Pleno KPU Selasa lalu, pihak Mulyadi mengambil sikap tidak  melanjutkan tahapan perbaikan syarat dukungan.

Sikap tidak melanjutkan proses perbaikan dukungan yang sudah diajukan secara tertulis seusai rapat pleno itu, memang menimbulkan banyak pertanyaan publik.

Baca Juga: Calon dari jalur perseorangan Gagal Melenggang Mulyadi Cas Kandas

“Kita mengambil sikap tidak melanjutkan ke tahap perbaikan syarat dukungan, karena selain waktu yang pendek, kita juga melihat keterbatasan jumlah petugas yang akan melakukan verifikasi lapangan. Bayangkan, dalam satu desa jumlahnya cuma 3 petugas. Apalagi waktunya  hanya 3 hari, ” jelas Bacabup Pandeglang Mulyadi, saat dihubungi BantenTribun lewat telepon, Jumat, 24 Juli 2020.

Kepastian tidak melanjutkan ke tahap perbaikan syarat dukungan minimal bagi pasangan calon ini, dibenarkan oleh Ketua Liaison Officer (LO) atau ketua penghubung, Bunda Nurjannah.

Menurutnya, pasangan bacabup Mulyadi sengaja mengambil sikap itu karena dinilai akan menghabiskan energi. Namun pihaknya mengaku tetap optimis bisa kembali maju dalam bursa pilkada Pandeglang, melalui jalur partai politik.

Mulyadi dan tim, kini terus menjalin komunikasi politik dan silaturahmi dengan  partai politik yang akan mengusungnya.

“Kita terus meningkatkan  komunikasi dengan  3 parpol calon pengusung. Kita tetap optimis, tidak  ada kata menyerah. Dan Insya Allah tetap  bakal maju dalam bursa pilkada nanti,” kata Nurjannah, kepada BantenTribun, Jumat (24/7/20).

Ketua LO ini menceritakan, pada tahap awal, pasangan Mulyadi dan A.Subhan, mengajukan 78.000 pendukung  yang sudah lolos verifikasi administrasi. selanjutnya jumlah itulah yang dilakukan verifikasi factual.

Namun, hasil verifikasi lapangan dan disampaikan pada saat rapat pleno kemarin, masih kata Nurjannah, pasangan ini dinilai hanya memenuhi syarat (MS) sebanyak  56.679 dukungan atau ada kekurangan sebanyak 13. 129 pendukung dari jumlah yang ditetapkan sebanyak 69.808.

Jumlah ini, jika harus mengikuti tahapan perbaikan selanjutnya, jumlah dukungan perbaikan harus dilipatduakan menjadi 26.258, dan harus tersebar di 18 kecamatan, dengan tenggat waktu verifikasi hanya 3 hari.

“Dari pengalaman verifikasi sebelumnya, jika saat petugas  yang turun dan mendatangi kediaman pendukung, juga banyak dijumpai pendukung tidak berada di rumah, atau sedang bekerja di sawah. Ini lalu dianggap alamat pendukung tidak ditemukan. Jadi jika ikut tahap perbaikan, itu yang kami anggap buang-buang energi,” jelas Nurjannah.

Kami tidak kecewa, dan tetap menghargai proses itu. Namun kami tegaskan  tidak ada kata menyerah apalagi kandas, karena kami tetap optimis bisa maju melalui jalur partai politik,” imbuhnya.

Dikatakannya, 3 partai politik yakni PPP, PKB dan Gerindra, terus menjalin komunikasi politik dengan pihaknya. Ketiga parpol ini diyakini akan menjadi partai pengusung Mulyadi  untuk maju dalam pertarungan melawan petahan di Pilkada Pandeglang Desember depan.

“Politik itu kan dinamis. Soal siapa yang akan menjadi P1 atau siapa  yang akan jadi P2, kita liat aja nanti di menit-menit ahir batas pendaftaran. Yang pasti, Pak Mulyadi tidak lagi berpasangan dengan A.Subhan. Itu sesuai perjanjian yang dibuat sebelumnya saat maju dari jalur perorangan,” terang Nurjannah. (kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.