Aturan tentang BUT terbit, Google dan Facebook Wajib Punya NPWP

google dan facebook

BantenTribun.id- RI menerbitkan ketentuan pajak baru untuk perusahaan penyaluran data melalui internet atau over the top (OTT) seperti Google, Facebook, dan sejenisnya melalui aturan badan usaha tetap (BUT).
Dalam aturan tersebut, orang atau badan asing yang menjalankan BUT wajib mendaftarkan diri untuk memperoleh Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Adapun, ketentuan ini dibuat untuk memberikan kepastian hukum seiring dengan meningkatnya perkembangan usaha lintas negara. “Perlu memberikan kepastian hukum bagi subjek pajak luar negeri yang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui bentuk usaha tetap,” demikian tertulis seperti di dalam aturan yang dikutip Katadata.co.id, Jumat (5/4).

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 35/PMK.03/2019 tentang Badan Usaha Tetap. Aturan ini berlaku mulai 1 April 2019. Adapun pendaftaran untuk memperoleh NPWP dilakukan paling lama satu bulan setelah menjalankan usaha atau melakukan kegiatan melalui BUT.

Bila ketentuan tersebut tidak dijalankan, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak akan menerbitkan NPWP secara jabatan. (Baca: Pembatalan Aturan Pajak E-Commerce) Beleid tersebut menjelaskan tempat usaha BUT di antaranya tempat kedudukan manajemen, cabang perusahaan, kantor perwakilan, gedung kantor, pabrik, bengkel, gudang, hingga wilayah kerja pertambangan minyak dan gas bumi. Selain itu, komputer, agen elektronik, atau digunakan orang pribadi asing atau badan asing untuk menjalankan usaha melalui internet.

Pengamat Pajak Center of Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo menilai ruang lingkup aturan ini telah memberikan suatu kepastian hukum terhadap penentuan BUT yang sebelumnya telah diatur dalam Pasal 2 ayat (5) UU Pajak Penghasilan. “Sehingga ke depannya dapat mendukung iklim investasi asing yang baik di Indonesia,” kata dia kepada Katadata.co.id.

Artikel ini telah tayang di Katadata.co.id dengan judul “Aturan Baru Badan Usaha Terbit, Google dan Facebook Wajib Punya NPWP”
Penulis: Rizky Alika
Editor: Happy Fajrian

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.