62 Negara, Dukung Penyelidikan Independen Covid-19

penyelidikan independen
Ilustrasi, Pexel

“Dukungan positif untuk peninjauan independen terhadap pandemi bisa membantu dunia mempelajari hal yang diperlukan demi melindungi kesehatan global,”

BantenTribun.id- Dikabarkan dari salahsatu laman terkenal Australia, saat ini ada 62 negara termasuk Australia dan Uni Eropa yang berkoalisi untuk mendorong penyelidikan independen terhadap awal kemunculan Covid-19.

Koalisi ini membuat Cina gusar dan memberi kecaman, terlebih dukungan penyelidikan itu muncul menjelang pertemuan di World Health Assembly (WHA) bulan ini.

Cina menuduh Australia (negara yang aktif dalam koalisasi) telah melakukan serangan politik  dan bersembunyi dibalik negara Uni Eropa.

Sebelumnya, Uni Eropa memang telah mendesak dilakukan penyelidikan Independen terkait kemunculan Covid-19.

Desakan Australia, Uni Eropa serta koalisi negara-negara lainnya termasuk Indonesia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Jepang, Turki dan Inggris terlihat lebih halus dibanding Amerika.

Seperti dikutip dari abc.net.au dukungaan penyelidikan yang digaungkan koalisi tidak secara khusus menyebutkan China atau kota Wuhan tempat yang diyakini sebagai awal mula wabah Covid-19.

Koalisi hanya meminta agar WHO dan Organisasi Kesehatan Hewan untuk melakukan riset ilmiah di lapangan, mengidentifikasi sumber zoonosis serta peran inang perantara.

Sayangnya, dukungan penyelidikan independen ini, tidak didukung oleh Amerika Serikat, negara yang selama ini paling kencang menyuarakannya.

Amerika ingin seruan yang lebih keras, dan menyebutkan Cina dan Kota Wuhan sebagai asal Covid-19.

Meski tak didukung Amerika, Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne meyakini langkah koalisi berbagai negara akan berpengaruh signifikan

“Dukungan positif untuk peninjauan independen terhadap pandemi bisa membantu dunia mempelajari hal yang diperlukan demi melindungi kesehatan global,” ungkap Payne.

Senada dengan Payne, Juru Bicara Uni Eropa untuk luar negeri Virginie Battu Henriksson menyatakan bukan saatnya untuk saling menyalahkan, dukungan penyelidikan independen sangat diperlukan.

“Bagi kami bukan saatnya bagi kita melontarkan banyak narasi menyalahkan.” tukasnya. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.