12 Ribu Warga Kota Tangerang Bakal Dilatih Keterampilan Teknis Sesuai Kebutuhan Perusahaan

Kurang lebih 12 ribu orang warga Kota Tangerang ditarget menerima pelatihan teknis yang dibutuhkan perusahaan. 

Pelatihan teknis yang akan diberikan cukup beragam. Ada fotografi, videografi, pelatihan vlog, content creator, perbengkelan, las, barista, dan sebagainya.

warga kota tangerang

BantenTribun.id- Dimasa pandemi Covid 19 seperti sekarang, banyak perusahaan termasuk di Kota Tangerang berada dalam tekanan.

Banyak dari mereka akhirnya terpaksa harus merumahkan atau memutuskan hubungan kerja dengan karyawannya. Karena beban yang semakin berat.

Alhasil saat ini di Kota Tangerang jumlah penangguran diperkirakan akan terus meningkat.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang, Sugiharto Achmad Bagja mengatakan pemkot terus berupaya menekan angka penangguran di masa pandemi Covid 19.

“Pemkot sudah mengadakan Virutal Job Fair di awal September, dan akan diadakan kembali awal Oktober ini. Selain itu Pemkot juga sudah meyalurukan bantuan modal usaha melalui program Tangerang Bisa.” Ungkap pejabat yang biasa dipanggil Ugi itu.

“Tapi kita tak berhenti disitu, ada 104 Balai Latihan Kerja (BLK) di Kelurahan yang akan diberdayakan. Kita sudah anggarkan di perubahan. Oktober kita mulai.” Tambah Ugi.

Rencananya ke 145 BLK tersebut ditarget agar melaksanakan 5 kali pelatihan per BLK.  Adapun tema pelatihan beragam, bisa fotografi, videografi, perbengkelan, las,  Service barang elektronik, batik, barista, sablon dan sebagainya.

“Tiap BLK kita target menggelar 5 pelatihan, dengan minimal peserta 20 orang warga kota tangerang yang ikut. Kita targetkan 10 – 12 ribu warga bisa ikut pelatihan.” Jelas Ugi.

Lebih lanjut Ugi juga mengatakan soal teknis pelatihan bisa dilakukan secara fleksibel, tergantung kondisi dan situasi. “Bisa dilakukan secara daring ataupun luring di kantor kelurahan.

“Kalau luring harus dipastikan kepatuhan pada protokol kesehatannya.” Imbuh Ugi.

Pejabat berkacamata itu juga mengatakan bila nanti selama proses pelatihan, pemerintah akan melibatkan Dinas dan Instansi terkait.

“Pelatihan akan dibina langsung oleh Perangkat Daerah atau OPD terkait secara langsung. Ada dari Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindag UMKM, Dinas Lingkungan Hidup dan sebagainya.” Ujar Ugi.

“Intinya 10-12 ribu warga kota tangerang bisa mengikuti pelatihan teknis yang dibutuhkan banyak perusahaan. Supaya bisa membantu masyarakat berjuang di tengah krisi Covid 19.” Pungkas Ugi. (red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.