Wabup Tanto Ingatkan Kades Jika Temui Kesulitan Penggunaan Dana Desa

82
Wabup Tanto Warsono ingatkan Kades agar konsultasi jika temui kesulitan penggunaan dana desa
Wabup Pandeglang, Tanto Warsono, ingatkan Kades agar konsultasi jika temui kesulitan penggunaan dana desa.

Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono, meminta Kades untuk konsultasi penggunaan dana desa. Sebelumnya , Kejari Pandeglang telah memeriksa beberapa saksi terkait dugaan korupsi Dana Desa (DD) di Desa Pari Kecamatan Mandalawangi. Kejaksaan membidik  calon tersangka dalam kasus tersebut dan tengah mengumpulkan bukti.

Pandeglang, BantenTribun.id – Wakil Bupati Pandeglang, Tanto Warsono Arban meminta para kepala desa (Kades) yang ada di Kabupaten Pandeglang mengkonsultasikan kesulitanya kepada DPMPD Pandeglang dalam dalam penggunaan prioritas Dana Desa (DD).

Karena, menurut Tanto masih banyak kepala desa di Kabupaten Pandeglang belum mahami betul prioritas penggunaan Dana Desa tersebut.

Tanto mengaku jika pemerintah kabupaten Pandeglang sudah mengumpulkan para kepala desa agar dapat menyamakan persepsi dalam menggunakan DD tahun 2018 sesuai dengan yang sudah ditetapkan Kementerian Desa.

“Kemarin kita kumpulkan semua kepala desa, agar bisa sama persepsinya dan apabila kesulitan dalam penggunaan DD, seperti embung, dapat di konsultasikan ke DPMPD, kita carikan solusinya,” pinta Tanto, Selasa (13/3/2018).

Menurut Tanto, selama ini kepala desa sedikit ada kesalahpahaman beberapa poin yang belum di pahami betul oleh kepala desa. Salah satunya pembangunan embung yang masuk kedalam salah satu prioritas DD yang ditetapkan oleh Kementerian Desa.

Ketidak pahaman itu kata Tanto, para kepala desa yakni membangun embung jauh dari persawahan dan perkebunan masyarakat. Padahal, pembangunan embung untuk mengairi persyawahan ketika musim kering.

“Memang alasannya masuk akal bagi kami. Banyak kepala desa membangun embung jauh dari sawah dan kebun warga, dengan alasan tidak ada yang menghibahkan lahan,” ujarnya.

Dugaan Korupsi DD dan ADD Desa Pari

Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Pandeglang  mengaku sedang membidik tersangka dalam kasus dugaan korupsi DD dan ADD Desa Pari Kecamatan Mandalawangi Kabupaten Pandeglang. Kejari tengah mengumpulkan 3 alat bukti untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi tersebut.

Pernyataan itu diungkapkan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Pandeglang, Reza Veza saat ditemui diruang kerjanya, Senin (12/3) kemarin.

“Kita sedang dalami kasusnya, sudah banyak yang dperiksa dari mulai bendahara, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) sampai dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD)-nya hari ini (Senin, 12/3/18) saja ada empat orang yang kami periksa. Segera akan ditetapkan tersangkanya, karena saat ini pihak kejaksaan tengah mengumpulkan 3 alat buktinya” ujar Kasi Pidsus, seperti dilansir laman fakta pandeglang. (NG/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here