Upaya Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, DPKPP Teken MoU Sanimas dan Persampahan dengan Kementerian PUPR

Wabup Tanto W Arban bersama Syarif Hidayat, usai teken MoU dengan Kemnetrian PUPR (foto-ist-BantenTribun)

Wabup Tanto W Arban bersama Syarif Hidayat, usai teken MoU dengan Kementerian PUPR , Rabu,18/7, di Sanur Bali (foto-ist-BantenTribun).

Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penataan daerah permukiman dan elemen pendukungnya, juga harus ditingkatkan dengan sanitasi yang layak. Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Pandeglang,berkomitmen meningkatkan insfrastruktur melalui program sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) dan tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R).Mou Sanimas dan Persampahan Kemenenterian PUPR dan Pemkab Pandeglang pun di teken di Bali.

Pandeglang, BantenTribun.id– – Upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, penataan daerah permukiman dan elemen pendukungnya, harus ditingkatkan dengan sanitasi yang layak. Untuk itu Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang berkomitmen meningkatkan infrastruktur berbasis masyarakat melalui program sanitasi berbasis masyarakat (Sanimas) dan tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R).

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan DPKPP) Pandeglang Syarif Hidayat, mengatakan infrastruktur sanitasi berbasis masyarakat (sanimas) sangatlah penting dalam rangka tuntas program sanitasi 100-0-100.

“Yang dimaksud program itu yaitu 100 persen sarana sanitasi, nol persen kawasan pemukiman kumuh 100 persen sarana ketersediaan air bersih,”ungkap Syarif.

Menurutnya, saat ini pihak DPKPP sedang membuat data base terkait program sanimas di Kabupaten Pandeglang yang akan dibangun pada tahun 2018. Untuk mewujudkan program tersebut, DPKPP sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah pusat.

“Dari situ kita akan mengetahui wilayah mana saja yang belum mendapatkan program sanimas, Kabupaten pandeglang sendiri untuk pembangunan sanitasi tahun 2018 baru 25 lokas. Oleh karena itu Pemerintah daerah memerlukan bantuan dan program-program dari Pemerintah Pusat agar infrastruktur berbasis masyarakat ini bisa terwujud,”kata Syarif.

Komitmen Pemkab Pandeglang untuk meningkatkan infrastruktur berbasis masyarakat melalui program Sanimas dan tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle (TPS3R) itu terungkap saat Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban yang hadir bersama Kepala Dinas DPKPP Syarif Hidayat, dalam acara Penyiapan Implementasi Infrastruktur berbasis masyarakat tahun 2018 yang ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) antara pemerintah pusat dan daerah yang berlangsung di Hotel Sanur Paradise Bali, Rabu (18/7/2018).

Wabup Tanto saat menandatangani MoU Sanimas dan persampahan (foto-ist-BantenTribun
Wabup Tanto saat menandatangani MoU Sanimas dan persampahan (foto-ist-BantenTribun

Kegiatan yang di selenggarakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dihadiri oleh Bupati/Walikota seluruh Indonesia dan dibuka secara resmi oleh Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sri Hartoyo.

Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR Sri Hartoyo mengatakan, penandatanganan kerjasama ini tentunya sebagai kunci utama dalam penyiapan infrastruktur berbasis masyarakat di setiap daerah yang berkelanjutan.

Sri mengatakan sanitasi di Indonesia saat ini progresnya baru mencapai 74 persen, 67 persen diantaranya sanitasi yang tergolong sudah layak.

“Oleh karena itu pihaknya menginginkan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat dan daerah dalam menyediakan fasilitas penanganan sanitasi kepada masyarakat, sehingga kita bisa mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, lebih sehat, pada gilirannya nanti kita bisa mencapai tingkat kesejahteraan lingkungan dan tingkat kesejahteraan masyarakat,”jelasnya.

Usai melaksanakan pendatanganan kerjasama, Wakil Bupati Tanto Warsono Arban mengatakan, Pemerintah daerah akan mendukung penuh serta siap memfasilitasi pelaksanaan program Sanitasi Berbasis Masyarakat dan TPS3R.

“hal ini dalam rangka peningkatan penyehatan lingkungan berbasis masyarat yang pada akhirnya akan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat”, tuturnya.

Program sanimas tahun 2017 di Desa Labuan Kecamatan Labuan (foto-dok-)
Program sanimas tahun 2017 di Desa Labuan Kecamatan Labuan (foto-dok-)

Tanto menambahkan, pemerintah daerah siap mendukung secara penuh program tersebut, termasuk akan menyiapkan sumber daya manusia, dalam rangka untuk penyediaan dan pengelolaan infrastruktur sanitasi berbasis masyarakat dan TPS3R yang layak.

“Kerjasama yang dilakukan antara Pemerintah daerah dengan Kementerian PUPR merupakan salah satu komitmen dari pemerintah daerah untuk mendukung dan bersinergi terhadap program pemerintah pusat untuk mewujudkan Kabupaten Pandeglang yang bersih dan sehat sesuai dengan Visi Misi yang kami emban,”terang Wabup Tanto.(Advertorial DPKPP/Ck/kar).

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.