TKW Asal Cianjur Diduga Buang Bayi di Toilet Pesawat Etihad

Etihad
Seorang TKW menjadi terduga kasus aborsi dan membuang bayi di toilet pesawat Etihad, Sabtu(6/1)

Seorang TKW (Tenaga Kerja Wanita) asal Cianjur bernama Hani (34 tahun)menjadi terduga kasus pembuangan jenazah bayi di pesawat. Petugas kebersihan pertama kali menemukan bayi malang yang sudah tidak bernyawa. Jenazah bayi tersebut diketahui berjenis kelamin laki-laki, berada di dalam tong sampah di toilet pesawat Etihad.

Tangerang, BantenTribun.id – Jenazah bayi ditemukan dalam keadaan tak bernyawa oleh seorang petugas  cleaning service yang menjadi saksi pertama. Bayi malang tersebut ditemukan di pesawat Etihad Airways dengan nomor penerbangan EY-474, dengan rute penerbangan Abu Dhabi menuju Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Banten, Sabtu (6/1/18).

Cleaning service yang pertama kali mengetahui adanya sesosok bayi di dalam tong sampah yang berada di toilet Pesawat diketahui berjenis kelamin lelaki,” kata Kapolres Bandara Soetta, Kombes Akhmad Yusep Gunawan, Minggu (7/1/2017).

Dari temuan itu, polisi kemudian bergerak cepat melakukan pemeriksaan terhadap penumpang pesawat. Hasil pemeriksaan, penyidikan mengarah kepada seorang penumpang perempuan bernama Hani (37), asal Cianjur Jawa Barat, yang diduga nekat menggugurkan kandungannya di dalam pesawat.

“Yang bersangkutan diduga telah melakukan aborsi dan membuang bayinya ke toilet di Pesawat Etihad,” kata Yusep.

Polisi juga telah menerima laporan kru pesawat yang menyebutkan, jika Hani sempat mengeluh sakit di bagian perut dan mengalami pendarahan ketika pesawat tersebut baru transit di Bandara Bangkok, Thailand.

Menurut Kapolresta Bandara Seokarno-Hatta, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, terduga merupakan TKW yang sudah bekerja selama empat tahun Timur Tengah.

“Wanita terduga adalah seorang TKW di Arab dan sudah empat tahun bekerja di sana sebagai TKI,” ujar Yusep, seperti dilansir laman  Republika, Minggu, (7/1/2018).

Wanita tersebut,  masih kata Yusep, merupakan salah satu dari 250 penumpang dari Etihad Airways. Terduga H, berencana bertolak ke Indonesia dengan rute penerbangan Abu Dhabi-Cengkareng.

Sebelumnya, Saat perjalanan mendekati Thailand, pihak maskapai terpaksa mendarat darurat lantaran H, mengeluh memiliki pendarahan kelamin. Pihak maskapai lalu mengambil tindakan pendaratan darurat di Bangkok.

Pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut. Akan tetapi, Yusep menjelaskan, saat ini terduga tidak bisa dimintai keterangan karena masih dalam keadaan lemas.*(dri/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here