Tiga Pemainnya Tak di Panggil Milla, Manajer Borneo FC Kecewa Berat

100
nabiel husein manajer borneo fc kecewa
nabiel husein

“uji coba pun pemain Borneo FC tak dipanggil timnas, prestasi pelan-pelan kita buat agar masuk timnas tapi tidak dihargai. Semoga sukses untuk Luis Milla” tulis Nabil dalam akun instagramnya.

Pandeglang, BantenTribun.id- Manajer Borneo FC, H. Nabil Husein kecewa berat terhadap keputusan pelatih Luis Milla yang tak mengikutsertakan pemain andalannya dalam laga uji coba kontra Guyana dan Suriah.

Dilansir dari akun instagram @pengamatsepakbola, Nabil bahkan menanggap bila Milla tak menghargai kinerja orang yang telah berjuang mencapai prestasi terbaik.

“uji coba pun pemain Borneo FC tak dipanggil timnas, prestasi pelan-pelan kita buat agar masuk timnas tapi tidak dihargai. Semoga sukses untuk Luis Milla” tulis Nabil dalam akun instagramnya.

Harus diakui, meski di musim ini Borneo FC tak sampai ke papan atas klasemen, tapi tigapemainnya, Lerby Eliandri, Terens Puhiri dan Muhamad Ridho berhasil menorehkan prestasi mentereng.

KECEWA Presiden Borneo FC, @nabilhusein99 sangat kecewa karena tidak ada pemainnya yang dipanggil oleh Luis Milla kedalam skuad Timnas Padahal beberapa pemain Borneo dirasa sangat layak untuk bermain di Timnas. Muhammad Ridho adalah raja save di Liga 1 (104x save), Lerby adalah Pemain tersubur kedua di Liga 1 (15 Gol), sedangkan Terens Puhiri penampilannya sangat baik dan sempat mengguncang dunia berkat gol sprint nya Menurut Nabil, Luis Milla tidak bisa menghargai prestasi pemain untuk masuk ke timnas . " Luis Milla tidak bisa menghargai kinerja orang, padahal mereka sudah berjuang menjadi yang terbaik untuk menuju Timnas Indonesia, tulis Nabil melalui Twitternya Kenapa mereka tidak dipanggil ya🤔 #luismilla #borneofc #tidakdipanggil #timnas #nabilhusein #luismilla

A post shared by Pengamat Sepakbola 🔵 (@pengamatsepakbola) on

Ridho merupakan kiper dengan torehan 10 kali cleansheet di liga.  Selain itu pemain bertinggi 179 centimeter ini menjadi raja save dengan melakukan 104 kali penyelamatan musim ini.

Ridho juga memiliki keterampilan ciamik dalam mengantisipasi tendangan penalti. Bek tersubur liga 1, Octavio Dutra pernah menjadi korban kehebatan Ridho. Kala tendangan pemain asal Brazil itu mampu diantisipasi dengan baik oleh eks kiper PS Bangka itu.

Sementara Lerbi Eliandri saat ini bisa dibilang satu-satunya striker lokal dengan karakter menyerang komplet. Sundulan dan tendangan lerby sama-sama kuat untuk menjebol gawang lawan.

Meski saat ini terdapat beberapa pemain lokal dan naturalisasi yang juga subur di liga 1, nama Lerbi Eliandri tetap layak di panggil timnas. Apalagi pemain asli Samarinda itu telah berhasil menorehkan 15 gol selama guliran Gojek Traveloka Liga 1.

Selanjutnya, siapa yang tak kenal Terens Puhiri kini. Pemain lincah nan cepat bagai the flash itu beberapa waktu lalu tercatat namanya di berbagai media, baik lokal maupun asing.

Golnya ke gawang Mitra Kukar yang didahului proses lari bak sprinter profesional menjadi viral di jagad maya.

Indonesia memang memiliki segudang pemain dengan tipikal berlari macam puhiri. Tapi pemain asli tanah papua itu sejatinya layak dicoba oleh Milla. (ajat s)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here