Terobos Barisan Polisi, Pengendara Mobil Xenia “Plat A” Diperiksa Polisi

84
Pengendara mobil Xenia yang terobos barisan polisi dalam razia Zerbra Kalimaya( foto-NG-BantenTribun)
Pengendara mobil Xenia yang terobos barisan polisi dalam razia Zerbra Kalimaya( foto-NG-BantenTribun)

Ketakutan karena tidak memiliki SIM dan STNK, seorang pengendara mobil Xenia nekat menerobos barisan polisi, saat diberhentikan oleh petugas. Operasi Zebra Kalimaya yang berakhir hari ini, juga berhasil mengamankan terduga spesialis pelaku curanmor.

Pandeglang, BantenTribun.id – Pengendara roda empat jenis Xenia nomor polisi A 1424 PB, menerobos belasan barisan polisi yang sedang melakukan operasi Zebra Kalimaya di Kampung Sabi, Desa Bangkonol, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, Selasa (14/11/2017).

Dalam insiden tersebut sempat terjadi aksi saling kejar oleh aparat kepolisian dan petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pandeglang, sehingga pengendara berhasil diamankan. Diketahui pengendara tersebut warga Petir Serang.

Kanit Pengaturan jalan dan pegawalan laulintas (Turjawali) Polres Pandeglang Ipda Dadan mengatakan, adanya insiden tersebut pihaknya akan memproses untuk dijadikan barang bukti. Sebab, tindakan pengendara telah membahayakan petugas keamanan di lapangan.

“Kita akan memproses lebih lanjut. Tindakan tersebut sudah jelas membahayakan petugas,” kata Dadan, saat usai oprasi, Selasa (14/11/2017)

Alasan pengendara itu, Menurut Dadan karena tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) dan surat STNK karena hilang, sehingga aparat kepolisian mengamankan kendaraan tersebut.

“Pengendara tersebut ketakutan ketika diberhentikan oleh petugas, karena tidak memiliki SIM dan STNK. Sementara yang ada surat kehilangan,” ujarnya.

Diduga Spesialis Curanmor, Terjaring Razia Zebra Kalimaya

Dalam perasi Zebra Kalimaya yang digelar sejak 1 sampai 14 November kata Dadan, pihak Kepolisian Polres Pandeglang telah melakukan tilang sekitar 1.400 kendaraan. Dengan jenis pelanggaran rata-rata pengendara tidak memiliki SIM.

“Kalau kita bandingkan pada operasi Zebra Kalimaya 2016 lalu ada kenaikan, karena tahun lalu tercatat sekitar 1.368. Dengan barang bukti berupa SIM, STNK dan juga kendaraan roda empat dan roda dua,” tutur Dadan.

Selain itu kata Dadan, sejak dgelar operasi zebra Kalimaya tersebut, pihaknya juga menemukan yang diduga sebagai sepesialis pencuria kendaraan roda dua. Karena, ketika diberhentikan pengendara tersebut menghindar dan digeledah ditemukan kunci T untuk menjalankan aksinya.

“Ketika kami berhentikan pengendara tersebut menghindar, dan dikejar oleh petugas. Setelah digeledah ternyata ada barang bukti berupa kunci T, setelah di interograsi ternyata memang kendaraan tersebut curian, katanya di wilayah Serang, dan kami menyerahkan kepada satreskrim,” jelasnya.

Sementara itu Kasatlantas Polres Pandeglang AKP Rahmat Sampurno mengatakan, setelah berakhirnya operasi zebra Kalimaya tersebut. Pengendara bisa mematuhi aturan dalam berlalulintas, dan melengkapi surat-surat kendaraannya.

“Dengan tertibnya masyarakat berlalulintas seperti mematuhi aturan, kita yakin bisa meminimalisir kecelakaan laulintas,” harapnya.*(NG)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here