Swalayan Saruni Jaya Mulai Rekrut Calon Karyawan lokal Pandeglang

Store Manager Swalayan Saruni Jaya, menerima berkas Pelamar dalam ruang dan perlengkapan seadanya. (foto-mi)
Store Manager Swalayan Saruni Jaya,  Agus Sofyan,  menerima berkas Pelamar dalam ruang dan perlengkapan seadanya.Senin,19/2. (foto-mi)

Meski proyek pembangunan Swalayan Saruni ini belum rampung, namun rektutment untuk calon karyawan  mulai dibuka Februari ini. Swalayan yang pernah santer mau di demo karena diisukan untuk Giant ini, memprioritaskan  pelamar angkatan kerja lokal Pandeglang. Sedikitnya 100 tenaga kerja lokal bisa terserap.

Pandeglang,BantenTribun.id–  Swalayan Saruni Jaya, yang berdiri di Kelurahan Saruni, Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, mulai Februari ini membuka lowongan untuk tenaga  kerja lokal lulusan setingkat SLA dan sarjana.

“Lowongan kerja memang sudah kita buka untuk 14 posisi. Dibutuhkan sekitar 100 orang, dan prioritas masyarakat sekitar atau warga Pandeglang,” kata Agus Sofyan, Store Manager Swalayan Saruni Jaya, kepada BantenTribun, di lokasi, Senin (19/2).

Menurut Agus, berkas lamaran yang masuk sementara akan  ditampung lebih dulu, untuk selanjutnya akan diseleksi oleh Manager HRD.

“Kami tampung dulu, sambil menunggu manager HRD dan Koordinasi dengan Disnaker setempat. Pelamar yang memenuhi kriteria pasti dipanggil untuk ikut seleksi sesuai formasi yang dibutuhkan. Swalayan Ditargetkan mulai beroperasi awal bulan puasa tahun ini.  ” terang Agus.

Diana (21), salah seorang pelamar, mengaku mengetahui adanya pembukaan lowongan kerja dari pengumuman yang terpasang di depan bagunan swalayan.

“Saya tahu ada lowongan pekerjaan di sini dari pengumuman yang dipasang di depan.” Ujar Diana, alumni SMK 7 jurusan akuntansi.

Diruangan yang masih terlihat berantakan,  dan meja seadanya, Store Manager Swalayan ini menerima berkas dari pelamar yang banyak mengalir.

“Tunggu saja pemberitahuan lewat telephon. Nanti pasti dipanggil kalau sudah ada manager HRD, bangunannya juga belum beres kan?” jelas Agus kepada pelamar.

Pekerjaan pembangunan fisik swalayan dengan konstruksi 2 lantai, ukuran 30 x 40 meter itu, berdiri diatas lahan seluas 2400 meterpersegi tersebut memang terlihat dikebut. Kehadiran Swalayan  di Kelurahan ini  pernah mendapat penolakan dan hampir di demo karena diisukan untuk mall Giant dan tidak sesuai perijinan.*(mi)

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.