Sunatan Massal Di Cikoromoy Untuk Warga Kurang Mampu

321
Nurhasan, bersama anaknya,sesudah mengikuti acara sunatan massal.(BantenTribun)

Pandeglang,BantenTribun.id – Siang itu, Nurhasan(43), warga Kampung Cikoromoy RT 11/12, Desa Kadubumbang, Kecamatan Cimanuk, Kabupaten Pandeglang, terlihat sumringah. Anaknya, Muhamad Noval (4), baru saja dikhitan bersama  38 anak lain, yang juga mengikuti sunatan massal di Kampungnya.

“ Alhamdulillah, hari ini anak saya sudah disunat berkat acara sunatan massal ini. Sudah lama anak saya minta disunat,” kata Nurhasan, kepada BantenTribun, Rabu(11/10).

Acara Sunatan massal yang dibarengi pengobatan gratis dan pemberian santunan untuk anak yatim itu, merupakan agenda yang digelar oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Berkah Pandeglang, dan  didukung oleh Karang Taruna Kabupaten Pandeglang.

Sunatan massal di Kp Cikoromoy(Foto-BantenTribun)

Tercatat, sebanyak  39 orang dari 40 anak yang terdaftar,  dari warga sekitar mengikuti kegiatan sunatan masal ini. Sebanyak  95 orang anak yatim mendapatkan santunan dan 250 orang warga mendapatkan pengobatan gratis dalam kegiatan itu.

“Saya nilai acara ini sangat bagus. Panitya terlihat serius mempersiapkan acara sunatan massal ini,” jelas Iwan Setiawan, Penanggungjawab sunatan massal tersebut,  dari Pelayanan Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Pandeglang.

Direktur PDAM Pandeglang, Ujang Sumawinata mengatakan, kegiatan ini merupakan ajang silaturahmi antara Perusahaan dengan masyarakat yang ada dilingkungan sumber mata air milik PDAM di Kecamatan Cimanuk.

“Insya Allah tiap tahun kami akan mengadakan acara seperti ini, Cuma jenis dan tempat yang berbeda.  Kalau tahun kemarin kita mengadakan ajang olahraga Karang Tanjung,” kata Ujang.

Menurut Ujang , anggaran yang digunakan untuk menggelar acara ini bersumber dari dana  Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar 2 Persen.Sedangkan sisanya, sebesar 3 persen,  diserahkan kepada  Tawa Sopan Kabupaten Pandeglang, sesuai ketentuan yang ditetapkan Pemda Pandeglang.

“CSR kita 5 persen dari laba. Sebesar  3 persen kita setorkan ke Tawa Sopan, sisanya atau 2 persennya ya kita gunakan  seperti ini. Kalau hanya  dana CSR saja mungkin tidak cukup, kita juga  ada dana sosial. Untuk santunan tadi, ada juga dari donatur,” ungkap Ujang.

Meskipun datangterlambat dari jadwal, Bupati pandeglang, Irna Narulita mengapresiasi acara tersebut. Menurutnya, banyak keuntungan yang di raup oleh PDAM dan harus di kembalikan kepada masyarakat, sebagai bentuk sosial respon perusahaan.

“PDAM sudah banyak membantu masyarakat, saya  sangat apresiasi, tapi jangan lupa PDAM mempunyai tanggung jawab yang besar lantaran banyak pipa-pipa yang bocor,” kata  Irna dalam sambutanya.*(kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here