Situs Mata Air Citaman Sudah Ada Sejak Jaman Pajajaran

595
Situs mata air Citaman di Pulosari Pandeglang
Salah seorang pengunjung terlihat berkeramas di kolam situs citaman Pandeglang (foto-BantenTribun)

Airnya terus keluar dari celah-celah batu. Air yang tertampung dalam kolam situs ini terasa dingin dan menyegarkan. Pemandian situs Citaman juga merupakan Cagar Budaya yang dilindungi pemerintah. Di lokasi tersebut banyak benda-benda peninggalan zaman batu dan saat Hindu-Budha berkuasa.

Pandeglang,BantenTribun.id– Situs budaya mata air alami  Citaman ini terletak tidak jauh dari situs Batu Goong. Plang petunjuk sederhana yang dibuat oleh masyarakat sekitar, jaraknya hanya 200 meter.

Nuansa pedesaan terasa  menemani perjalanan pengunjung setelah hampir setengah kilo menempuh jarak perjalanan dengan langkah kaki.  Memasuki area  sekitar kolam, pengunjung terlebih dulu merogoh kocek untuk tiket masuk. Jangan khawatir, cukup dengan selembar gocengan alias lima ribu rupiah saja. Tarif yang tidak membuat kantong kita terkuras bukan?

Udara sekitar memang terasa sejuk dan segar. Apalagi di sisi-sisi pemandian, terlihat pemandangan pesawahan, hutan, dan juga Gunung Pulosari yang menambah kesan eksotis pedesaan masa lampau.

Suasana alami di situs pamandian ini sangat terasa, karena air keluar dari celah batu-batu alam yang tersusun rapih tanpa ada tembok. Lokasinya yang jauh dari keramaian kota memberikan kedamaian saat mencoba untuk beristirahat dan menepi sejenak dari rutinitas sehari-hari. Tak lupa, kita juga dapat menikmati kopi panas atau mie rebus dan makanan lainnya di warung-warung yang tersedia di sekitar.

Menurut Mahmud, warga Kampung Cigadung yang bertugas menarik tiket , selain  merupakan tempat wisata pemandian, pemandian Citaman juga merupakan Cagar Budaya yang dilindungi pemerintah. Di lokasi tersebut banyak benda-benda peninggalan zaman batu dan saat Hindu-Budha berkuasa.

“Itu kata orang tua dulu dan yang pernah melakukan penelitian di sini,” ujar Mahmud, kepada BantenTribun, di lokasi, Sabtu (9/12/17).

Selain mandi atau berenang di kolam tersebut, pengunjung juga bisa melihat  situs-situs peninggalan zaman dulu, seperti batu goong, batu dakon, batu lumpang, dan lainya.

Situs Pemandian mata air alam Citaman Pandeglang(foto BantenTribun)
Situs Pemandian mata air alam Citaman Pandeglang(foto BantenTribun)

Kolam pemandian mata air Citaman terletak di Kampung Cigadung, Desa Sukasari, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang. Untuk mencapai pemandian tersebut kita harus jalan sekitar 500 meter dari jalan raya Jiput dan menyusuri sungai yang airnya jernih.

Menurut Mahmud, setiap harinya ada saja pengunjung yang datang ke pemandian tersebut. Jika datang musim liburan pengunjung pasti akan membeludak. Pengunjung yang datang tidak terbatas para remaja, tetapi juga para orang tua dan anak-anak.

“Airnya jernih dan sangat dingin. Udaranya juga segar. Kalau pengunjung ingin tahu tentang peninggalan-peninggalan zaman dulu bisa melihat langsung, karena di sini sebuah gedung

yang menyimpan benda-benda peninggalan zaman dulu itu. Ada juga beberapa foto mata air pemandian pada masa lampau,”terang Mahmud.

Ia juga menjelaskan, jika air situs Citaman ini terus mengalir dan terasa sangat segar bahkan cenderung terasa dingin.

“Kalau pengunjung mandi dengan bersampho sekalipun tidak dilarang. Busa dari shampo tidak terlihat sama sekali,” tutupnya.

Jadi tunggu apalagi? jangan lewatkan tempat yang satu ini jika berniat mengisi liburan akhir pekan di Pandeglang*(red/kar)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here