Seleksi STMM Yogyakarta Gelombang Akhir Hanya Sediakan 25 Persen Kuota

Suasan menjelang tes PMB STMM Yogyakarta, Rabu, 30/5,( foto-BantenTribun)

Suasan menjelang tes PMB STMM Yogyakarta, Rabu, 30/5,( foto-BantenTribun)

Sekolah ini awalnya dikenal sebagai tempat diklat bagi pegawai RRI, TVRI dan Media lainnya dibawah Kemenkominfo. Sejak 2014 resmi berganti baju sebagai sekolah tinggi dengan 6 prodi.Peminatnya, datang dari seantero Indonesia.  

Yogyakarta,BantenTribun.id– Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) gelombang akhir yang dilaksanakan hari ini , Rabu(30/5), diikuti sebanyak 1000 orang yang berhak mengikuti seleksi.

Seleksi PMB gelombang ini memperebutkan 25 persen dari kuota yang tersedia, atau hanya 100 kursi saja.

Pada tahun ini, STMM membuka formasi untuk mahasiswa baru sebanyak 455 untuk 6 program study. Jumlah ini meningkat sedikit dibanding tahun 2017, yang hanya menampung 440 mahasiswa.

“Untuk tahun ini daya tampung mahasiswa STMM bertambah sedikit dibanding tahun lalu. Seleksi terbagi dalam 3 periode dan periode sekarang atau ke tiga ini hanya memperebutkan sekitar 25 persen saja dari kuota yang tersedia. Peminat yang mendaftar datang dari seluruh Indonesia,” terang Adi Sucipto, Ketua panitia pelaksana PMB, kepada BantenTribun,  di Kampus STMM, Rabu(30/5).

Adi Sucipto, Ketua Panitia PMB STMM Yogyakarta (foto-BantenTribun)
Adi Sucipto, Ketua Panitia PMB STMM Yogyakarta (foto-BantenTribun)

Menurut Adi, seleksi PMB melalui tes CBT dan wawancara. Calon mahasiswa peraih peringkat atau nilai tertinggi berdasar rangking, menjadi prioritas yang akan diterima di kampus yang dikenal pencetak tenaga professional bidang Manajemen Produksi Siaran (Manaprodi), Manajemen Produksi Pemberitaan (Manarita),Manajemen Tehnik Studio dan Produksi (Matekstosi),Animasi,dan Design Tehnologi Permainan,serta Manajemen Informasi dan Komunikasi.

Dari enam Prodi yang ditawarkan, masih kata Adi, terdapat dua program jurusan yang masih dibatasi daya tampungnya yakni, Prodi Animasi dan Prodi Tehnologi Permainan, karena masih ada keterbatasan. Dari 6 prodi itu, hanya 1 prodi yang berjenjang S1 yakni Manajemen Informasi dan Komunikasi, sisanya program D4.

Hampir setiap tahun, jumlah peminat yang mendaftar di kampus yang berlokasi di Jalan Magelang Km 6 Yogyakarta ini memang terus meningkat. Peminat datang dari seluruh wilayah Indonesia, meskipun masih didominasi dari Jawa dan Sumatra. Dari dalam wilayah Pulau Jawa, peminat terbesar dari luar wilayah Yogyakarta.

“Management belum memberlakukan kuota berdasar wilayah asal pendaftar, tapi masih berdasar peringkat terbaik. Secara resmi sekolah ini ditetapkan menjadi Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) oleh Presiden pada Tahun 2014. Sebelumnya kampus ini dikenala sebagai diklat MMTC bagi PNS dari Industri Televisi, Radio dan Media lainnya,” terang Adi.

Aji, salah seorang peserta PMB dari Ponorogo, mengaku mendaftar ke sekolah ini mengambil jurusan Matekstosi karena  ia ingin berkarir di bidang pertelevisian.

“Saya dari Ponorogo, dan daftar Matektosi, mudah-mudahan diterima,” katanya. Pendaftar lainnya, Dinda Novia Tresnaningsih dari SMA Pandeglang Banten, mengatakan sengaja mendaftar di STMM dan mengambil jurusan Manarita, dengan alas an yang sama.

“SBMPTN memang belum diumumkan, tapi saya akan tetap mengambil kuliah disini meskipun nanti di terima di PTN,” kata Dinda.(kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.