5 Aparat Desa Di Pandeglang Terkena OTT Saber Pungli

623
Pungli aparat desa pandeglang
Ilustrasi : Tribun Jateng

Tim Saber Pungli Polda Banten kembali melakukan OTT. 5 orang Pegawai Desa Di Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang, dijaring. Uang tunai Rp 200 ribu disita sebagai barang bukti.

Pandeglang, BantenTribun.id – Tim Saber Pungli Polda Banten, menangkap lima orang aparat desa dari Desa Kananga dan Desa Sukamanah Kecamatan Menes, Kabupaten Pandeglang. Penangkapan itu merupakan hasil OTT (Operasi Tangkap Tangan), pada Kamis (25/10) kemarin.

Dari informasi yang berhasil di himpun BantenTribun, Tim Saber Pungli Polda Banten melakukan penangkapan atas dugaan pungli soal kepengurusan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL) dari Badan Pertanahan Negara (BPN).

Kepala Desa Kananga, Ofa Sofa zamzami membenarkan, ada tiga orang aparatur desanya yang terkena OTT tim saber pungli dengan kasus program PTSL. Menurut Kades, untuk memperjelas persoalan itu pihaknya terus melakukan koordinasi dengan Polda Banten.

“Betul, yang dibawa itu Hasani, Ikbal Muhaji, dan Septi sebagai ketua, sekretaris, dan bendahara PTSL. Dari hasil konfirmasi, saya juga sama akan dimintai keterangan,” ucap Ofa, Jumat (27/10/2017)

Pejabat Sementara (PJS) Kepala Desa Sukamanah Khairulamsah, juga membenarkan dua perangkat desanya terjaring OTT terkait program PTSL.

“Benar kemarin ada yang kena OTT, itu cerita anak-anak yang laporan sekitar jam 2 siang, tapi udah pulang lagi,” singkatnya.

Saat dihubungi, Camat Menes Suparta Wijaya, belum bisa memberikan keterangan mengenai 5 aparatur desa yang terkena OTT, dengan dalih belum mengetahui persoalan pastinya.

“Saya belum bisa berkomentar, belum tahu lebih jelas karena belum ada laporan,” ungkapnya.

Wakapolres  Pandeglang, Kompol Nur Rahman, terkesan  enggan memberikan keterangan lebih jelas karena kasus itu langsung ditangani Polda Banten.

“Hasil laporan barang bukti yang disita petugas uang tunai senilai Rp 200 ribu, mungkin kasusnya sedang berproses,” ujarnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Banten, AKBP Zaenudin, mengaku belum mendapatkan laporan dari tim saber pungli. Menurutnya, sesudah apel dirinya langsung menghadiri acara Musda IJTI di Hotel Le Dian Serang.

“Belum ada laporan, ini juga saya baru keluar dari hotel menghadiri acara IJTI. Bisa jadi sedang di urus oleh Tim Saber Pungli. Nanti dihubungi lagi kalau sudah ada laporan,” kata Zaenudin saat dihubungi melalui telepon genggamnya. (NG)

 

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here