Pulau Panaitan Ujung Kulon, Pesona Situs Warisan Dunia

Pulau Panaitan Ujung Kulon, Pesona Situs Warisan Dunia @disparbanten
Pulau Panaitan Ujung Kulon, Pesona Situs Warisan Dunia @disparbanten.

 

Mendengar nama Ujung Kulon, mungkin langsung terbayang Badak Bercula satu, tidak salah memang. Tapi, di kawasan Taman Nasional ini, juga terdapat pesona wisata alam yang diakui Unesco sebagai warisan dunia. Pulau Panaitan. Beberapa jenis buaya air tawar dan kadal raksasa juga bisa ditemui disini.

Pandeglang,BantenTribun.id– Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK), selain terkenal dengan badak bercula satu, juga menyimpan pesona alamnya yang eksotis.

Pulau Panaitan, menjadi salah satu yang tempat wisata menarik untuk dikunjungi di Ujung Kulon. Panaitan, terkenal dengan ombaknya yang besar dan cocok untuk spot para peselancar, membuat para surfer terus berdatangan ke pulau satu ini.

Pulau ini merupakan bagian dari Taman Nasional Ujung Kulon. Pulau Panaitan juga diterima sebagai situs warisan dunia UNESCO, bersama dengan Pulau Peucang, dan Pulau Handeuleum

Dilansir dari laman Disparbanten, Pulau Panaitan merupakan sebuah pulau yang terletak paling barat di ujung Semenanjung Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon, yang dipisahkan oleh sebuah selat sempit.

Pulau ini tidak kalah menariknya dengan Pulau Peucang. Pulau dengan luas ± 17.000 Ha ini memiliki berbagai potensi obyek alam yang sangat mempesona.

Perbukitan Pulau Panaitan terbentuk oleh hutan yang masih asli dengan kombinasi vegetasi hutan mangrove, hutan pantai dan hutan hujan dataran rendah. Keadaan hutannya yang masih asli ini dihuni oleh berbagai jenis satwa liar seperti rusa, kancil, babi hutan, kera ekor panjang, buaya, kadal, ular phyton, dan aneka jenis burung.

Di Panaitan, juga terdapat Arca Ganesha beserta benda-benda peninggalan sejarah lainnya yang mempunyai nilai historis sangat tinggi dan merupakan peninggalan jaman Hindu kuno, tepatnya di Puncak Gunung Raksa.

Kawasan pantai berbatu dan berpasir putih dengan terumbu karang yang indah di dalamnya, sangat menggoda untuk wisata bahari seperti menyelam dan snorkeling. Riak ombak di lautnya cukup tinggi sehingga cocok untuk berselancar.

Pada beberapa bagian kawasan daratan pulau ini sudah tersedia jalan setapak untuk mengakomodasikan kegiatan tersebut di atas, namun belum dilengkapi dengan sarana/fasilitas pendukung wisata lainnya terutama akomodasi yang memadai bagi wisatawan.

Panaitan yang masih asri ini terdapat beragam satwa seperti rusa, monyet, kera, sapi liar, macan tutul, phyton, babi, dan aneka jenis burung. Beberapa jenis buaya air tawar dan kadal raksasa juga bisa ditemui disini.

Pulau tropis yang sangat indah ini, selain berlatar belakang kehidupan alam yang liar dan eksotik, juga memiliki pantai yang mempunyai ombak kelas dunia yang hangat, air biru jernih dan jauh dari keramaian.(red/kar)

 

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.