Persipan Kena WO di Liga 3 Indonesia Zona Banten

Persipan terkena WO di liga 3 PSSI Zona Banten

Persipan terkena WO di liga 3 PSSI Zona Banten.

Kesebelasan Persipan Pandeglang harus rela kehilangan kesempatan untuk terus berlaga di Liga 3 Indonesia Zona Banten 2018. Persipan kena sanksi Walk Out (WO) karena ada salah satu pemainnya tidak lolos administrasi.

Pandeglang, BantenTribun.id – Kesebelasan Persipan Pandeglang harus rela kehilangan kesempatan untuk terus berlaga di Liga 3 Indonesia Zona Banten 2018, pasca bertemu dengan kesebelasan Serang Jaya pada laga perdana grup B di Stadion Heroik, Grup I Kopassus, Kota Serang, Rabu (8/8) kemarin.

Informasi yang diterima BantenTribun, kesebalasan yang mewakili Kota Badak ini, dikenakan sanksi Walk Out (WO) karena ada salah satu pemain Persipan yang tidak lolos administrasi. Selain itu, ada 16 pemain tidak sesuai antara nama dengan nomor punggung yang diajukan ke PSSI Pusat. Alhasil, wakil Kabupaten Pandeglang itu dikenakan WO.

Wakil Ketua PSSI Kabupaten Pandeglang, Mustandri membenarkan hal tersebut. Namun ia berdalih Persipan di WO lantaran lambat mendapatkan informasi, sehingga persyaratan administrasi kurang.

“Persipan di WO karena keterlambatan informasi dan koordinasi. Kalau dulu informasi itu 1 bulan atau 15 hari sebelum bertanding kesiapan administrasi diinformasikan, nah kalau kemarin menurut tim official Persipan yang saya tanya itu 3 hari sebelum bertanding baru diinformasikan,” kata Mustandri, kepada wartawan, Kamis (9/8/2018).

Selain keterlambatan Informasi, kesalahan administrasi tersebut lantaran persyaratanmya di daftatkan secara online. Sehingga ia menduga pendaftaran administrasi itu terhambat oleh sinyal.

“Selain informasi yang lambat, kedua istilahnya kami juga sudah cukup persyaratan tapi karena online kemungkinan bisa saja lemot untuk masuk melalui online itu, jadi baru 9 pemainlah yang masuk (terdaftar) yang lainnya belum masuk,” jelasnya.

Mustandri berharap untuk kedepan, jadwal tersebut dapat diterima tim official jauh-jauh hari sebelum pertandingan sehingga ada persiapan yang matang dalam mempersiapkan segala sesuatunya. Ia juga memastikan peristiwa itu tidak akan mengendurkan semangat para pemain Persipan untuk mengharumkan nama Pandeglang.

“Seharusnya jadwal kegiatan yang sudah ditentukan oleh PSSI Pusat umpamanya tanggal sekian bulan sekian akan diadakan Liga Nusantara, nah kami juga harus siap-siap. Berhubung kami juga pemain bukan orang kota, ada juga orang selatan jadi ada keterlambatan untuk mengumpulkan persyaratan itu. Saya rasa tidak berdampak tetap mereka (Pemain) tetap semangat walaupun kami di WO, tapi untuk kedepan kami berhasil dan seterusnya,” tandasnya.(NG/kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.