Persib Bandung, dari Rohingya hingga Shalat Ashar

236
Persib Bandung, Save Rohingya, Shalat Ashar
Koreo Save Rohingya capture from @harusuandharu

Oleh: Kang Ajat S

Minggu-minggu ini dijagad maya, Persib Bandung terus menjadi perbincangan. Namun kali ini bukan soal menang-kalah atau ciamiknya striker baru mereka Ezechiel “Dosol” Nduassel.

Adalah aksi koreo bobotoh yang peduli persoalan hak hidup manusia. Save Rohingya dibentangkan dengan indah saat laga kontra Semen Padang, Sabtu (9/9/2017). Sebuah aksi peduli atas tragedi yang terjadi di negeri Aung San Su Kyi

Aksi yang berujung sanksi dari PSSI. Alasan regulasi berbuntut denda. Bobotoh pun tak bergeming, lewat “udunan” bobotoh siap bayar hukuman itu. Hebatnya, kini target denda terlewati, sudah lebih 50,000,000 rupiah terkumpul dari suporter setia yang tak pernah berhenti membela.

Tak sedikit pihak yang menyayangkan keputusan pemilik regulasi sepakbola Indonesia itu, bahkan banyak yang menyandingkannya dengan aksi Save Prancis yang trending di dunia. Tapi ya sudahlah, setidaknya bobotoh Persib menunjukan bahwa mereka masih peduli dengan manusia sesamanya meski di lain negara.

Kabar kedua soal Persib yang juga mengagetkan adalah diundurnya jadwal pertandingan kontra Bali United FC di pekan ke dua lima. Budi Bram Rachman sang Ketua Panpel Persib memundurkan tiga puluh menit dari pertandingan sebelumnya. Bila lawan Kabau Sirah, Kick Off dimulai pukul 15.00, maka saat kontra tim asal Pulau Dewata nanti, laga dimulai pukul 15.30.

Alasan utama dimundurkannya jadwal Kick Off adalah Shalat Ashar. Shalat merupakan ibadah utama seorang muslim. Tertulis dalam hadis, ibadah lima waktu itu adalah “Tiang Agama.”

Bila Shalat alasannya, maka secara pribadi saya mengacungkan jempol untuk Panpel. Bagi saya hal ini jarang terjadi. Tak sedikit pertandingan yang mengabaikan waktu terpenting ini.

Dua momen penting, #SaveRohingya dan Shalat Ashar, membuat kekaguman pada klub sepakbola yang pertama kali di kenalkan oleh orang tua saya ini semakin menjadi. Ternyata bobotoh, panpel dan semoga juga Persib tak hanya peduli soal menang-kalah dan target juara.

Persib yang kini dikenal sebagai klub paling profesional di Indonesia, kini memiliki image baru “PEDULI”. Peduli urusan umat manusia serta urusan ibadah suporter dan pemainnya.

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here