Perhiasaan Triliunan Rupiah Disita dari Rumahnya, mantan PM Malaysia Angkat Bicara

Mantan PM Malaysia  Najib razak bersama istrinya Rosmah Mansor ,@reuters
Mantan PM Malaysia Najib razak bersama istrinya Rosmah Mansor ,@reuters

 

Beragam barang mewah milik mantan perdana menteri Najib Razak senilai lebih US$270 juta atau setara Rp3,8 triliun, disita Polisi Malaysia dari tempat tinggalnya. Mantan PM inipun angkat bicara.

BantenTribun.id– Penyitaan terbesar dalam sejarah Malaysia ini digambarkan para pejabat negeri jiran itu sebagai operasi terbesar.

Polisi melakukan penyitaan atas lebih dari 400 jam, 567 tas tangan dan 12.000 perhiasaan termasuk sebuah kalung senilai lebih US$1.000.000 atau Rp14 miliar.

Diperlukan waktu satu bulan untuk menghitung nilai berbagai barang tersebut. Polisi negara itu akan segera memanggil Najib dan istrinya Rosmah Mansor untuk ditanyai.

“Kami akan segera panggil mereka (Najib dan Rosmah). Kami harus memastikan apakah ini hadiah dari orang lain, dan jika memang begitu, dari siapa hadiah ini berasal,” kata pejabat polisi kejahatan niaga Amar Singh seperti, dilaporkan kantor berita Reuters.

Sehari setelah polisi mengumumkan perkembangan kasus ini, Najib Razak pada hari Kamis (28/06) menulis penjelasan di halaman resminya di akun Facebook.

Menurut Razak, sebagian besar barang yang disita polisi adalah pemberian dari kawan, tamu asing, dan pihak-pihak lain di berbagai kesempatan, misalnya ketika melawat ke negara lain.

“Beberapa barang yang disita milik kerabat atau pihak-pihak ketiga. Mereka sekarang memulai proses hukum untuk mengambil kembali barang-barang tersebut dari polisi,” tulis Najib.

Najib juga keberatan dengan nilai barang yang disita dan menyebutnya ‘sangat subjektif’.

“Sebagian besar barang-barang itu adalah hadiah yang diterima selama beberapa dekade terakhir, pihak keluarga tidak tahu persis nilai barang-barang yang menjadi hadiah itu,” katanya, seperti dilansir laman bbc Indonesia.

Dalam wawancara dengan dengan kantor berita Reuters, Najib juga mengatakan sebagian besar barang yang disita dari sejumlah rumahnya adalah hadiah yang diberikan kepada istri dan anak perempuannya, dan tidak ada hubungannya dengan 1MDB.

Ia menyangkal tuduhan korupsi triliunan rupiah dana penanaman modal pemerintah, 1MDB.

Daniyar Nazarbayev, menantu laki-lakinya, yang adalah keponakan Presiden Kazakhstan Nursultan Nazarbayev, juga menghadiahkan sejumlah tas kepada Rosmah.

Sementara uang kontan yang ditemukan di kediamannya adalah milik partai politiknya.

Lembaga 1MDB atau 1Malaysia Development Berhard, dibentuk oleh pemerintah pimpinan PM Najib Razak pada tahun 2009 dengan tujuan utama mendorong pertumbuhan ekonomi Malaysia.

Aparat penegak hukum di Amerika Serikat menduga dana senilai US$4,5 miliar, setara dengan Rp63,8 triliun dicuri dari 1MDB dan dikirim ke Amerika, antara lain untuk membiayai film Hollywood dan membeli karya-karya seni, termasuk lukisan Monet dan Van Gogh.

Diduga pula ada aliran dana sebesar US$681 juta, atau sekitar Rp9,6 triliun, ke rekening pribadi Najib Razak menjelang pemilihan umum tahun 2013 lalu.(red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.