Pepes Solempat, Nikmat Tapi Langka

193
Pepes Solempat, pepes khas masyarakat Pandeglang(foto-BantenTribun)

Masyarakat Pandeglang menyebutnya Daun Solempat, semacam daun yang termasuk keluarga Talas-Talasan ( family Arasea genus colacasia). Daun Solempat mudanya ternyata bisa dibuat pepes yang dicampur dengan telor, tahu, nasi, dan boleh juga dengan irisan kecil ati-ampela. Dimakan langsung atau bisa dijadikan lauk sebagai teman nasi.  Soal Rasa?…ueeanak tenan dan patut  dicoba.

Pandeglang, BantenTribun.id –  Pernah coba pepes yang satu ini? Namanya mungkin terdengar sedikit aneh bagi telinga diluar masyarakat Sunda atau tepatnya diluar masyarakat Pandeglang, Provinsi Banten.

Pepes solempat adalah irisan  daun solempat dengan  taburan  nasi yang dibalut daun pisang yang dikukus,  dan di dalamnya berisi, dicampur dengan bumbu  pilihan,  telor,tahu dan bisa dicampur dengan irisan ati-ampela.  Meskipun daun ini mulai langka dan sulit dicari, namun masyarakat pandeglang sangat menyukai pepes  ini karena rasanya bisa  menggugah selera makan.

“Rasanya enak sekali pak. Meskipun daun  solempat ini sulit dicari di pasar, tapi kami sering terima pesanan membut Pepes Solempat untuk acara kantor,” kata Tonah (40), pemilik kantin makan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Pandeglang, kepada BantenTribun, sambil tetap membungkus pepes, Selasa (10/10).

Daun Solempat

Menurutnya, makanan berbahan dasar daun solempat dengan campuran telor dan taburan  nasi tadi,  kaya akan cita rasa. Bagi yang suka  dengan daun walang, pepes ini bisa juga dicampur menggunakan daun walang, daun yang mengeluarkan aroma seperti walang sangit.

Penggunaan campuran daun walang ini konon, bisa  membuat masakan semakin nikmat,  meskipun tak sedikit yang kurang menyukai daun walang ini, karena tak terbiasa atau merasa aneh dengan aromanya.

“Kalau yang suka dengan daun walang, bisa ditambahkan juga. Pepes ini dikukus sekitar 30 menit,” tambah tonah.

Selain itu, ada yang lebih istimewa lagi, irisan daun solempat dalam baluran nasi dan campuran  bahan diatas,  membuat cita rasa pepes ini semakin terasa mantap. Daun Solempat muda – seperti daun talas- namun daun solempat berukuran lebih kecil. Daun solempat ini masih jarang dijual di pasar apalagi  di supermarket, biasanya daun solempat tumbuh di daerah lembab cenderung berair diu daerah pegunungan,dan biasanya tumbuh liar di  seperti dekat sumur atau sumber air.

“Di pasar juga jarang ada yang jual daun ini,” tambah Enjum(48).

Daun solempat banyak ditemukan di daerah Pandeglang. Masyarakat Pandeglang lebih familiar dengan daun solempat di bandingkan dengan masyarakat di daerah lainnya. Jadi ..cobalah  pepes yang satu ini, jika bertandang ke Kota Pandeglang.*(kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here