Pemprov Banten Pangkas Bantuan Keuangan, Jatah Pandeglang Hanya Rp50 Milyar

104
BantenPangkas Bankeu Pandeglang
@ Bupati-Pandeglang-Banten-Irna Narulita

Bantuan keuangan dari Pemprov Banten semakin mengecil, Irna Narulita akan berusaha melobi Gubernur WH bahkan Presiden Jokowi agar proporsional memberikan Bankeu dengan tidak mengalokasikan sama-rata. Ia juga mengingatkan, “cerainya” Banten dari Jabar, salah satunya karena menjual kemiskinan daerah selatan.

Pandeglang, BantenTribun.id – Tahun 2018, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan memangkas Bantuan Keuangan (Bankeu) untuk kabupaten-kota.  Jika tahun 2017, alokasi Bankeu sebesar Rp575 miliar, untuk tahun 2018, alokasi bankeu menjadi Rp320 miliar.

Dengan nilai bankeu yang mengecil, rencananya masing-masing kabupaten hanya mendapat jatah Rp50 miliar, sedangkan untuk kota  dijatah Rp30 miliar.

Bupati Pandeglang Irna Narulita,  sangat berharap agar Gubernur Banten mengalokasikan Bankeu untuk Pandeglang dan Lebak dibedakan porsinya dengan kabupaten atau kota yang sudah maju.  Irna beralasan, dua daerah tersebut hingga saat ini masih menyandang predikat sebagai daerah tertinggal.

“Kami juga ingin bisa berdiri tegak dan sejajar dengan kabupaten- kota yang sudah maju, sehingga untuk bantuan finansialnya tidak mungkin sama rata. Seharusnya pemprov menghitung formulasinya dulu supaya dapat direalisasikan dengan baik,” kata Irna Narulita, Jumat (10/11/2017).

Menurut Irna, bantuan provinsi untuk  Pandeglang dan Lebak juga belum proporsional.  Ia mencontohkan, tahun lalu, dari pengajuan ratusan miliar yang diusulkan Pemkab Pandeglang, provinsi hanya mengalokasikan Rp90 miliar. Angka ini cukup jauh  jika dibandingkan dengan bantuan yang diberikan untuk Kabupaten Lebak sebesar Rp120 miliar.

“Kami akan coba melobi kembali kepada Pak Gubernur. Apalagi beliau selalu menyampaikan bahwa tidak ingin ada disparitas antara utara dan selatan. Jangan lupa, Banten bisa berpisah dari Jawa Barat karena menjual kemiskinan di selatan,” beber Irna.*(NG/kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here