Pelajaran Hidup dari Warren Buffet

56
WarrenBuffet
ilustrasi: WBDaily

Dilansir dari situs Forbes, Warren Buffet dikenal sebagai penyihir dari Omaha atau Peramal dari Omaha. Lelaki kelahiran 30 Agustus 1930 itu memiliki kekayaan sebanyak $76.2 Billion atau berada di bawah Bill Gates yang memiliki harta senilai $88.9 Billion.

Pandeglang, BantenTribun.id- Buat kamu yang ingin hidup sukses dan ekonomi mapan, belajar adalah kuncinya. Belajar bukan melulu duduk di depan kelas dan mendengarkan gurumu yang ngasih materi di depan.

Belajar bisa dilakukan dimana saja, dari pengalaman sendiri atau pengalaman orang lain yang kamu anggap gagal atau berhasil.

Mengambil pelajaran dari perjuangan para tokoh terkenal baik lokal maupun mancanegara adalah satu hal yang patut kamu lakukan. Salahsatunya belajar dari apa yang telah dilakukan oleh orang terkaya ketiga versi majalah Forbes di tahun 2015 yaitu Warren Buffet.

Dilansir dari situs Forbes, Warren Buffet dikenal sebagai penyihir dari Omaha atau Peramal dari Omaha. Lelaki kelahiran 30 Agustus 1930 itu memiliki kekayaan sebanyak $76.2 Billion atau berada di bawah Bill Gates yang memiliki harta senilai $88.9 Billion.

Kamu mesti paham dong, bila harta sebanyak itu cara dapetnya tak semudah membalikan telapak tangan. Perlu proses panjang dan nilai-nilai positif yang harus tertanam dengan mantap dalam jiwa.

Jadi ngga ada salahnya bila kamu mengambil pelajaran tentang bagaimana Buffet menanamkan nilai-nilai dalam kehidupannya, hingga ia bisa meriah kekayaan yang jika di konversi ke rupiah, wow angkanya jadi panjang banget.

Berikut ini pelajaran penting yang bisa kamu ambil dari Warren Buffet agar hidupmu lebih baik.

Kejujuran adalah hadiah yang mahal jangan mengharapkannya dari orang-orang murahan

Jujur pangkal Mujur, begitu kira-kira ungkapan yang pas buat orang yang konsisten berbuat jujur dalam hidupnya. Kamu pasti sakit kan kalo dibohongin?. Begitu juga atasan atau klien kamu. Mereka pasti kecewa bila kamu berbohong.

Nggak mudah juga berkata jujur. Kadang kita harus menerima hal terburuk dari prinsip kejujuran yang kita pegang. Apalagi dijaman now. Banyak orang jujur tersingkir oleh para pendusta.

Tapi tetep aja,  meski kaum pembohong lagi berjaya, ujung-ujungnya yang jujur bakal menang. Sudah banyak buktinya. Orang atau masyarakat akan muak dengan para pembohong dan mereka akan kembali merindukan orang-orang yang berlaku jujur.

Jika kamu menghabis uang untuk membeli hal-hal yang tidak penting, Suatu saat kamu akan menjaul hal-hal yang kamu perlukan

Hari gini masih ngabisin uang yang nggak perlu, wow apa kata dunia? Kamu tahu kan bila sekarang apa-apa mahal. Dari tarif listrik hingga harga Jengkol tarifnya ngga ketulungan.

Buat kamu yang shoppaholic bin lapermata, mengendalikan diri adalah kuncinya. Orang-orang yang sabar dan selektif menggunakan uangnya, sudah banyak membuktikan bila mereka hidup lebih baik di masa depan.

Sebaiknya tidak bergantung dengan satu sumber penghasilan, Mulailah berinvestasi

Nah, pelajaran ketiga dari Warren Buffet ini nyambung dengan yang kedua. Memilih menggunakan uang atau penghasilan nampaknya lebih baik deh ketimbang boros beli ini itu yang ngga penting.

Dijaman barang dagangan bertebaran didepan mata sekarang ini, tentu bukanlah hal yang mudah menahan uang dalam kantong atau rekening.

Godaan baju di IG, atau sepatu di toko online, dan barang lainnya di Facebook atau sosmed lainnya seringkali bikin ngiler pegila belanja. Bukan hal yang mudah untuk berinvestasi, tapi memilih hidup lebih baik dimasa depan nampaknya menjadi opsi yang harus kamu lakukan. Berinvestasi bisa jadi salahsatu caranya.

Menabunglah dari penghasilanmu terlebih dahulu, dan gunakan sisanya.

Harus diakui banyak dari kita yang memilih menabung dari sisa penghasilan yang kita dapat. Padahal penghasilan kita dijaman now belum tentu tersisa.

Memilih menabung ketika abis gajian, atau dapat untung dari bisnis membuat kamu bisa memprediksi target waktu dan jumlah uang karena komitmen yang kamu pegang.

Tapi sebenarnya ada satu lagi sih yang lebih ajaib, yaitu bersedekah. Prediksi matematika kamu berlaku dari aktivitas yang satu ini. Tahu-tahu derajatmu lebih baik dan ekonomimu lebih stabil. Ngga percaya? Banyak banget tuh testimoni dari yang udah membuktikannya.

Oke guys, demikianlah beberapa pelajaran hidup yang bisa kamu ambil dari kakek kaya raya dari Omaha. Semoga bermanfaat. (red)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here