Patahkan Mitos, Timnas U 16 Singkirkan Malaysia dan Melaju Ke Final

timnas u16

Timnas U 16 singkirkan Malaysia di babak semifinal Piala AFF U 16, dengan skor tipis 1-0. Bagus Kahfi menjadi pembeda di laga tersebut.

BantenTribun.id- Timnas U 16 berhasil menyingkirkan Malaysia U 16 dalam babak semifinal Piala AFF U-16 yang digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Kamis (9/8/2018. Kemenangan itu sekaligus menghapus mitos dan stigma bila Malaysia adalah jagal Indonesia di ajang sepakbola Asia Tenggara.

Laga Indonesia vs Malaysia menarik banyak suporter garuda berduyun ke stadion, apalagi sebelum turnamen digelar, salahsatu anak asuh Raja Azlan Shah sempat membuat kontroversi akibat kasus bendera Indonesia yang terbalik.

Dukungan suporter tak ayal membuat Bagus Kahfi dan kolega bermain trengginas dan langsung menekan sejak awal laga.

Namun peluang berbahaya justru muncul pertama kali dari skuad Harimau Malaya saat sepakan Alif Daniel Abdul Aziz  di menit ke-15 nyaris merobek gawang Ernando Ari Sutaryadi, beruntung bola masih melambung di atas mistar.

Lepas peluang Malaysia, garuda muda tak henti melakukan tekanan dan memaksa tim negeri jiran untuk bertahan dan bermain keras.

Tercatat tiga pemain kunci timnas menjadi korban permainan keras Malaysia yang bermain bak parkir bus di laga itu. Untungnya, Muhamad Supridi, David Maulana dan Andre Oktaviansyah masih sanggup melanjutkan pertandingan.

Tekanan berbahaya pertama yang dilancarkan timnas dimulai dengan aksi David Maualana dari sisi sayap, namun masih bisa dipatahkan oleh pemian bertahan Malaysia.

David Maulana kembali mendapat peluang di menit ke-27, sayang pemain terbaik Genesys Cup itu gagal melepaskan tembakan akurat ke gawang Malaysia yang dikawal Abdul Halim.

Empat menit kemudian, giliran Supriadi mendapat peluang, namun arek suroboyo masih gagal memecah kebuntuan karena sepakannya hanya membentur tiang gawang.

Kuatnya pertahanan Malaysia dan apiknya kiper mereka, membuat hasil di babak pertama berakhir dengan skor kacamata.

Babak kedua, serangan masih didominasi oleh armada Fakhri Husaini, Supriadi membuka peluang pertama namun gagal.

Berikutnya giliran Zico membuat peluang, namun striker pembunuh di kotak penalti lawan ini juga masih gagal memecah kebuntuan.

Berikutnya giliran top skor sementara Bagus Kahfi membuka peluang dari tendangan bebas, namun Abdul Halim masih sigap menangkap bola, karena sepakan Bagus masih terlalu lemah.

Gol akhirnya datang di menit ke-71, setelah pemain Malaysia membuat pelanggaran di kotak penalti. Eksekusi Bagus kembali menjadi pembeda.

Meski berbagai peluang di dapat, terlebih saat pelatih menurunkan Hamsa Lestaluhu, namun skor 1-0 menjadi hasil akhir di laga tersebut. (ajat  s )

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.