Pandeglang dan Dua Kabupaten di Banten Belum Miliki Tempat Layak Anak

Peringatan hari anak di KP3B Palima Serang, Kamis 18/10 (foto-oki-BantenTribun)

Peringatan hari anak di KP3B Palima Serang, Kamis 18/10 (foto-oki-BantenTribun) 

Tiga daerah di Provinsi Banten belum memiliki tempat yang layak untuk anak bersosialisasi dan bermain. Ketiganya yakni Kabupaten Lebak,  Pandeglang dan Kabupaten Serang.

Serang,BantenTribun.id – Sekertaris Daerah Provinsi Banten, Ino S. Rawita mengakui jika belum semua daerah di Banten mendapat predikat Kota atau Kabupaten layak anak.

Menurutnya, perlu perhatian lebih dari masing-masing pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan yang layak dan aman bagi anak.

“Banyak hal yang terjadi belakangan ini dengan maraknya kekerasan terhadap anak baik di kota dan desa yang berdampak kepada kekhawatiran para orang tua, khususnya yang memiliki anak perempuan,” ujarnya, disela-sela acara peringatan Hari Anak Nasional tingkat Provinsi Banten, di KP3B, Kamis, (8/10).

Ino juga menghimbau kepada para orang tua agar bijak memberikan akses gadget pada anak, hal ini mengingat banyaknya konten-konten yang tidak mendidik yang bisa dengan mudah diakses melalui gadget.

“Banyak faktor yang melatar belakangi maraknya kekerasan terhadap anak, seperti semakin canggihnya  perkembangan teknologi,  sehingga memudahkan mereka mengakses dan mencontoh,” terang Sekda.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Kependudukan dan Keluarga Berencana  (DP3AKKB) Provinsi Banten, Siti Maani Nina, mengatakan Pemerintah Provinsi Banten menargetkan seluruh kabupaten / kota sudah menjadi daerah layak anak pada tahun 2019 mendatang, mengingat tinggal 3 daerah lagi yang belum termasuk daerah layak anak.

“Ketiganya yakni Kabupaten Lebak,  Pandeglang dan Kabupaten Serang.  Tapi ketiga daerah ini sudah melakukan inisiasi, sehingga tidak sulit mencapai itu semua, ” kata Nina optimis.

Menurutnya, untuk mewujudkan target tersebut, Pemerintah Provinsi Banten akan terus mendorong kepada pemerintah di tiga daerah itu untuk terus meningkatkan fasilitas dan layanan untuk mendukung keinginan tersebut.

“Bahkan Tangsel itu lebih leading karena sudah masuk kategori Nindya.  Karena urutannya itu ada pertama,  Madya dan Nindya, ” pungkas Nina.(oki/kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.