Narapidana Tipikor Rutan Pandeglang Tidak Diusulkan Dapat Remisi

Heri Kusrita, Karutan Pandeglang (foto-Ng-BantenTribun)

Heri Kusrita, Karutan Pandeglang (foto-Ng-BantenTribun). 

Pihak Rutan Pandeglang tidak mengusulkan remisi bagi 11 narapidana yang tersandung kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)

Pandeglang, BantenTribun.id – Sebanyak 83 narapidana (Napi) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Pandeglang diusulkan untuk mendapat remisi HUT Kemerdekaan RI ke 73. Namun, bagi 11 narapidana yang tersandung kasus tipikor, tidak masuk daftar yang diusulkan.

“Ini baru diusulkan sebanyak 83 napi. 82 napi mendapat Remisi Umum dengan pengurangan masa tahanan bervariasi, dari 1 hingga 4 bulan, sementara 1 napi mendapat Remisi Khusus, artinya bakal bebas pada saat 17 Agusutus. Bagi napi Tipikor tidak diusulkan mendapat remisi,” kata Heri Kusrita, Kepala Rutan Kelas IIB Pandeglang, kepada wartawan, Kamis (9/8/2018).

Menurut Heri, ke 11 napi tipikor yang tidak mendapat remisi lantaran belum membayar kerugian negara atau membayar denda sesuai dengan putusan pengadilan. Padahal, dari ke 11 napi tersebut ada tiga napi yang dinilai sudah memenuhi beberapa persyaratan untuk memperoleh remisi, hanya saja ketiga narapidana itu juga belum mengganti denda.

“Padahal kalau mereka (tiga napi tipikor-red) membayar denda, mereka bisa mendapat remisi karena sudah menjalani masa tahanan lebih dari 6 bulan,” jelasnya.

Rutan Kelas IIB Pandeglang, selain menampung 11 napi tipikor dengan kasus Tunjangan Daerah (Tunda) dan di kasus Korupsi dilingkungan Dinas Pertanian Pandeglang, juga menampung 8 warga binaan lain yang tersandung kasus Tipikor.

“Jumlah narapidana Tipikor ada 11 orang, diantaranya kasus Tunda, terus kasus yang di Pertanian itu, dan ada yang masih sidang 8 orang,” ujarnya.(NG/kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.