Mustakim Oknum Pengemudi “Ojol” Diduga Cabuli Anak Usia 10 Tahun

299
Mustakim Oknum Pengemudi “Ojol” Diduga Cabuli Anak Usia 10 Tahun
Profil Mustaqim dalam salahsatu aplikasi Ojek Online

Tetap melakukan pengawasan itu perlu. Apalagi jika membiarkan putri  tercinta sendirian. Jangan sampai anak kita  menjadi korban tindak  kekerasan  seksual dari oknum bejat seperti Mustakim”Ojol”alias Ujang.

Jakarta,BantenTribun.id — Dikenal bernama Mustakim alias Ujang ,oknum pengemudi “ojol” alias ojek online ini, diduga mencabuli pelajar kelas IV SD berinisial JM, yang baru berusia 10 tahun.

Orangtua korban, MI (49), warga Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, yang berprofesi sebagai wartawan, telah melaporkan dugaan tindak pidana pencabulan tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat, Minggu (15/10), pukul 21.00 WIB. Laporan tersebut dicatat dengan nomor 1519/K/X/2017/Restro Jakpus.

Hingga Selasa (17/10) sore, terduga pelaku dikabarkan buron. Foto dan identitasnya tersebar melalui media sosial. Disebutkan, bagi siapapun yang menemukannya agar segera menghubungi kantor polisi terdekat, atau ke nomor HP 08131532xxxx. Tayangan di medsos tersebut, diperoleh Redaksi BantenTribun dalam akun Facebook atas nama Budi Setyadi.

Dalam kesehariannya, terduga pelaku, Mustakim alias Ujang, dikenal berprofesi sebagai pengemudi “ojol”.

Menurut MI, ayah korban, Mustakim alias Ujang melakukan aksi bejatnya terhadap JM di rumah kontrakannya sendiri, Sabtu (7/10), yang juga berada di Kelurahan Utan Panjang, Kemayoran, Jakarta Pusat.

“Para tetangga bilang, mereka sebetulnya sudah sering melihat pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap anak saya. Namun, mereka tidak pernah memberitahukan kejadian itu kepada saya. Saya sendiri baru mengetahuinya pada Sabtu, 7 Oktober 2017, sekitar pukul 22.00 WIB,” kata MI kepada BantenTribun di tempat tinggalnya, Senin (16/10).

Malam itu, lanjut MI, ia terus mencoba mengorek keterangan dari sang anak, JM. Akhirnya, JM pun mengaku, payudaranya kerap diremas-remas pelaku. Bahkan, pelaku kemudian memasukkan alat kelaminnya ke kemaluan JM.

“Yang mengejutkan, anak saya bercerita, pada saat kejadian itu ternyata istri pelaku berada di sana juga, jadi diduga kuat mengetahui peristiwa tersebut. Anak saya tidak kuasa berbuat apa-apa, karena berada di bawah todongan pisau, dan diancam agar tidak bercerita kepada siapapun,” kata MI.

Demi meyakinkan kejadian yang menimpa anaknya itu, MI segera membawanya ke dokter untuk diperiksa dan mendapat visum.

“Dokter bilang, selaput dara anak saya ternyata memang koyak. Keterangan dokter itulah yang akhirnya membuat saya memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Polres Metro Jakarta Pusat,” kata MI.

Ditangani Unit PPA

Informasi terkait adanya laporan dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur itu dibenarkan petugas di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Suwoto. Menurutnya, berkas pengaduan itu sudah ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA).

“Memang ada laporan masyarakat atas nama MI, ayah dari korban dugaan pencabulan seksual anak di bawah umur. Berkasnya sudah ke PPA. Laporannya kan baru kemarin (Minggu, 15/10). Mungkin masih proses, Pak,” kata Suwoto kepada BantenTribun di SPK Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (16/10).

Reaksi masyarakat, khususnya netizen, dengan mencuatnya perkara itu di medsos, rata-rata mengecam perilaku Mustakim alias Ujang. Namun, mereka pun rata-rata menyebut Mustakim alias Ujang itu sebagai oknum pengemudi “ojol” (ojek online).

“Oknum kali tuh, bukan asli driver. Nama baik ojol jadi runyam gini. Gak ada otaknya. Kenapa makin marak aja asusila di ojol gini. Yang kena imbas kan rekan-rekan yang lain yang benar, bersikap baik,” kata akun FB bernama Dimas Vallend pada kolom komentar dari postingan Budi Setyadi.

Emosi pun mencuat dari komentar akun FB bernama Ragil Bepish Firdaus, yang juga mengaku pengemudi “ojol”.

“Ini akun ojolnya (Mustakim alias Ujang), Bang… Maaf, ini oknum ojol. Jangan sama ratakan ya ojol kayak gini semua. Dia doang yang bejat. Ane juga ojol,” kata Ragil Bepish Firdaus, seraya menayangkan akun “ojol” atas nama Mustakim. (Yhr/kar)*

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here