Minim Dukungan APBN, Garut Eskpor Kopi Perdana Ke Taiwan

ekspor kopi

Kabupaten Garut untuk pertama kalinya mampu melakukan ekspor kopi ke Taiwan, berkat kerjasama banyak pihak.

BantenTribun.id- Kabupaten Garut berhasil menjadi salahsatu daerah yang mampu melakukan ekspor kopi untuk pertama kalinya.

Negara tujuan ekspor kopi tersebut adalah Taiwan, dimana 15 ton kopi dari Kelompok Binaan Kopi Asli Urang Garut (KASUGA) siap dikirmkan ke Taiwan.

Sementara, menurut Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan), Dedi Junaedi, Ekspor kopi perdana itu menjadi tolok ukur kemajuan bidang perkebunan di Garut khususnya komoditas kopi.

Momentum ini sangat penting bagi (kementan) untuk mendukung ekspor perdana ke Taiwan.” Pemerintah akan terus memberikan dukungan dan semangat.” Ungkap Dedi, seperti dilansir dari laman Kementan.

Selanjutnya Dedi juga menambahkan bila ekspor kopi nantinya tak hanya ke Taiwan.

Akan ada ekspor ke negara lain, ada permintaan dari Ukraina. Selanjutnya juga diharapkan dapat diekspor ke Dubai, Amerika, Eropa dan negara lainnya” tambah Dedi.

Sayangnya, seperti diakui Dedi, Dukungan APBN untuk pengembangan perkebunan khususnya komoditas kopi di tahun 2018.

dalam hal dana yang dikeluarkan dari APBN terbilang kecil, sehingga perlu adanya himpunan dana dari setiap kelompok tani dan juga pelaku usaha.” pungkas Dedi.

Selanjutnya menurut Wakil Bupati Garut, Helmi mengungkap bila Kopi Garut memiliki ciri khas tersendiri, baik dari segi aroma maupun rasanya.

Kopi Garut memiliki karakter yang seimbang, ini merupakan potensi yang bisa menjadikan ekspor Indonesia lebih baik dan banyak diminiati.” Ungkapnya.

Adapun Wakil Kelompok Binaan KASUGA, Christian, Ia mengaku keberhasilan petani kopi di Garut dalam ekspor perdana tak lepas dari kerjasama berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun pusat.

Terimakasih kepada Dinas terkait yang telah memberikan dukungan untuk eskpor kopi petani. Hal tersbeut juga dapat memajukan perkebunan kopi dan petani di kabupaten Garut. Jelasnya.

Keberhasilan ekspor kopi Kabupaten Garut, sejatinya menjadi pendorong bagi petani dan pemerintah daerah lain, agar lebih intens mengembangkan produk unggulannya termasuk kopi.

Kerjasama yang baik dengan berbagai stakeholder serta program dan target yang jelas menjadi poin penting tercapainya tujuan ekspor tersebut.(AJI) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.