Microgreen dan Gaya Hidup Kaum Urban

microgreen
tanaman microgreen

Microgreen kini menjadi gaya hidup baru kaum urban, utamanya bagi mereka yang fokus untuk hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang segar dan dipanen langsung.

BantenTribun.id-Akhir-akhir ini, bertani dengan sistem Microgreen makin di gemari kaum milenial di perkotaan.  Sadar akan pentingnya hidup sehat serta kurangnya lahan untuk bercocok tanam menjadi beberapa alasan utama tumbuhnya gaya budidaya yang satu ini.

Seperti diketahui, tanaman microgreen yang sering dibudidayakan oleh kaum urban umumnya adalah tanaman-tanaman sayuran yang lazim digunakan untuk salad, atau garnis.

Mengenal Tanaman Microgreen

Tanaman sayuran, umumnya di panen dalam tiga fase, yang pertama adalah yang dipanen pada fase kecambah, fase ini umumnya pada umur 1-7 hari. Kemudian fase kedua adalah fase Microgreen, tanaman sayuran yang biasanya di panen pada usia 10-14 hari, dan fase terkahir adalah fase dewasa atau dipanen pada umur sektiar satu bulanan.

Dengan demikian Microgreen merupakan budidaya tanaman dengan umur panen antara 10-14 hari.

Kelebihan lain dari microgreen adalah budidayanya tidak memerlukan lahan yang luas, cukup dengan menggunakan nampan, semua orang bisa melakukan teknik budidaya yang satu ini.

Untuk media tanam, seperti umumnya media tanam yang digunakan dalam budidaya urban farming, seperti cocofeed, pupuk organik dan sebagainya.

Gaya Hidup Baru

Microgreen kini menjadi gaya hidup baru kaum urban, utamanya bagi mereka yang fokus untuk hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang segar dan dipanen langsung.

Penggunaan tanaman microgreen awalnya sering digunakan oleh para chef sebagai garnish dan dua tahun belakangan ini berkembang menjadi gaya hidup baru kaum urban. Tanaman yang dipanen pada periode microgreen dipercaya memiliki kandungan gizi lebih baik, bahkan hinga 4-5 kali lipat jika dipanen dewasa.

Peluang Bisnis

Bagi yang jeli, budidaya microgreen tentu menjadi peluang bisnis baru yang menguntungkan.

Setidaknya ada beberapa niche bisnis yang bisa diambil, misalnya fokus pada penyediaan bahan tanam untuk microgreen, atau menjual hasil panennya.

Penggunaan sosial media, atau komunitas pecinta hidup sehat, dan life go green bisa menjadi pasar empuk untuk jenis budidaya yang satu ini. (aji)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.