Menjadi Fotografer Pro atau Sekedar Hobi

106
Nurhaipin La Galigo- Pengasuh Klik Tribun

Tidak perlu terbang ke Paris untuk mendapatkan FOTO TERBAIK, Karena kesempatan foto terbaik terkadang ada di sekitar kita

MENJADI FOTOGRAFER PRO ATAU SEKEDAR HOBI

Yang membedakan FOTOGRAFER PRO dan AMATIR hanyalah sumber pendapatannya, tidak ada hubungannya dengan kualitas foto yang dihasilkan.

FOTOGRAFER PRO adalah mereka yg mencari nafkah dari karya foto mereka.

FOTOGRAFER AMATIR adalah mereka yang menganggap fotografi sebagai murni hobi dan kegemaran, sementara pendapatan utamanya berasal dari pekerjaan utamanya.

Bisa jadi yang amatir sesekali dapat uang dari fotonya, tapi itu sifatnya lebih kepada BONUS.

Asumsi bahwa fotografer pro pasti LEBIH JAGOAN dibanding yang amatir sebaiknya ternyata TIDAK BENAR. Yang benar, mereka yang pro adalah memang profesinya fotografer

Dalam Bahasa Inggris, kata “amateur” didefinisikan : “one who does an activity for the sheer joy of doing it“, AMATIR adalah mereka yang mengerjakan sesuatu hanya karena memang senang melakukannya dan tidak mengharap imbalan komersial.   Asal muasa kata amatir dari Bahasa Latin, “amour” yang artinya cinta.

Orang sah-sah saja ingin jadi FOTOGRAFER PRO dan meninggalkan pekerjaan utamanya, banyak yang berhasil banting setir dari amatir ke pro, namun terus terang saja lebih banyak yang gagal.

Banyak yang kaget setelah menjadi fotogafer pro, mereka harus pintar mencari pasar.

Mereka harus pintar marketing. Aktifitas memotret menjadi tidak se-menyenangkan seperti saat masih menjadi hobi, dan lain-lain.

Untuk sukses menjadi FOTOGRAFER PRO, pintar memotret saja SANGAT TIDAK CUKUP

MENJADI FOTOGRAFER PRO ATAU SEKEDAR HOBI

Peluang untuk jadi pro masih akan selalu terbuka lebar bagi yang serius.

Semuanya akan lancar asalkan dilandasi kemampuan memotret yang bagus serta sikap dan kemampuan bisnis yang mumpuni.

Masalahnya adalah banyak yang modalnya nekad, yang menjajakan jasa memotretnya dengan sangat murah sehingga secara jangka panjang bisnis fotografinya tidak langgeng

  • Pada akhirnya, pilihan anda bermuara pada dua hal: menjadi pro atau cukup menganggap fotografi sebagai sebuah hobi.
  • FOTOGRAFER PRO adalah seorang pebisnis, business owner yang harus memikirkan kelangsungan usahanya agar langgeng dan sehat secara finansial (mendatangkan profit).

PEHOBI FOTOGRAFI adalah mereka yang membuat foto murni karena mencintai proses memotret itu sendiri dan memiliki profesi lain sebagai gantungan nafkahnya

Jadi Mulai dengan yang mendasar dulu saja, semisal penguasaan fungsi dan kegunaan pada camera kita.

PILIHAN ADA DI TANGAN ANDA JADI PUTUSKAN SECARA BIJAKSANA

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here