Mencoba Callind, Aplikasi Chat Buatan Cewek Kebumen.

655
mencoba callind aplikasi asli indonesia
tampilan apk callind di smartphone sebelum menu sign up

Masuk ke akun, tampilan aplikasi ini lumayan variatif dengan fitur cukup lengkap, seperti chat, liat pengguna, voice call, kirim file, video call dan pasang iklan untuk jual beli produk dengan fasilitas chat dan iklan pay per click.

Pandeglang, BantenTribun.id- Di jaman now, berbagai aplikasi chat cukup beragam. Dua yang lumayan ngehits dalam dunia perchatingan via smartphone adalah Whatsapp dan Wechat.  Namun – meski belum dirilis secara resmi – aplikasi chat buatan cewek Kebumen Novi Wahyuningsih sudah eksis di google play dan didownload ribuan kali oleh penggunanya.

Aplikasi itu bernama Callind, singkatan dari Calling Indonesia. Merasa bangga karena buatan anak negeri dan sedikit penasaran, BantenTribun mencoba mendownload di google play.

Dengan tagline “Lebih dari Chat Messenger” di google play, Callind telah di didownload 50 ribu kali dengan rating 4.2 dari pemberi nilai sebanyak 2,803 user.  Saat di download, sizenya sebesar 30 mb, atau tepatnya 29,68 mb.

Selesai download, Bantentribun langsung buka dan mencoba masuk. Tapi sebelum masuk kita diminta memasukan nomor telepon untuk kemudian menerima nomor pin via sms.

Cara lainnya bisa dengan sign up melalui email, dan memasukan nama user tanpa spasi, full name, email dan tanggal lahir serta gender lalu klik join now.

Masuk ke akun, tampilan aplikasi ini lumayan variatif dengan fitur cukup lengkap, seperti chat, liat pengguna, voice call, kirim file, video call dan pasang iklan untuk jual beli produk dengan fasilitas chat dan iklan pay per click.

Meski memiliki tampilan yang friendly dan easy to use, namun aplikasi yang dikembangkan oleh PT. Callind Network ini masih perlu memerlukan beberapa perbaikan.

Berikut beberapa testimoni dari user yang sejatinya menyambut positif, namun disertai beberapa masukan:

“saya apresiasi aplikasi ini. Tingkatkan fiturnya, akan diterima masyarakat secara luas bila tidak kalah dengan WA. Bukan sekedar tambahan ada iklan dan berita, tapi chat, telepon, dan video call harus unggul. Perlu mencermati bagaimana WA terus update yang sebagai  mengadopsi kelebihan telegram” tulis akun dengan nama em ikhwan.

User dengan nama Kasmadi Munthe menulis “alhamdulilah senang sekali nemu aplikasi anak bangsa yang pasti servernya di Indonesia, inovasi terus mbak novi, apl nya biar semakin jreng.”

Beberapa user lain banyak juga yang meminta agar aplikasi chat asli indonesia ini agar memakai bahasa sendiri bukan bahasa inggris.

Sebagai aplikasi yang belum resmi dirilis, patutlah kita berbangga, bila kreativitas anak muda jaman now asli Indonesia punya kreativitas yang tak kalah keren dengan negara lain.

Tinggal sejauhmana pemerintah dan industri IT dalam negeri mendorong agar anak muda nusantara lainnya memiliki inovasi untuk merubah negeri ini ke arah yang lebih baik, salahsatunya dengan meninvent teknologi-teknologi baru yang menjadi solusi untuk masyarakat.  (red)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here