Memprihatinkan, Penderita Gizi Buruk di Kota Serang Tetap Tinggi

Penderita gizi buruk di Kota Serang tidak mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Penderita gizi buruk di Kota Serang tidak mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.(foto-Fz)

Memprihatinkan, penderita gizi buruk di Kota Serang tidak mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Sebanyak 2.543 anak mengalami kurang gizi, dan 62 balita tercatat alami gizi buruk. Dibutuhkan langkah nyata untuk mengatasinya.

Serang, BantenTribun.id– Jumlah penderita gizi buruk  di Kota Serang tersebut terungkap, pada saat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang menggelar ekspose penangan masalah gizi buruk, di Rumah Makan S’rizki, Kota Serang, Rabu 14/11/2018.

Pejabat (Pj) Walikota Serang, Ade Ariyanto mengatakan, Angka 62 balita yang mengalami gizi buruk terdapat di seluruh kecataman se Kota Serang. Mulai dari Kecamatan Kasemen dengan jumlah 25 balita gizi buruk, Taktakan 9 balita, Serang 12 balita, Walantaka 6 balita, Cipocok Jaya 2 balita dan Curug 8 balita gizi buruk.

” Ini sangatlah memprihatinkan, karena jumlah penderita gizi buruk dari tahun lalu hingga tahun ini tidak ada perubahan.” jelasnnya.

Dalam penangan gizi buruk di Kota Serang, jelas Ade, Harus ada program-program khusus untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat yang tidak mampu.

” Dinkes Kota Serang harus turun langsung mengajarkan masyarakat di setiap kecamatan untuk pola hidup sehat,dan saya kira, dengan menerapkan perilaku hidup sehat, akan bisa mengurangi penderita gizi buruk di Kota Serang,” jelasnya.

Kepala Dinkes Kota Serang, Toyalis menerangkan, bahwa dalam mengatasi permasalahan gizi buruk di Kota Serang, masyarakat harus bisa merubah mainset agar berperilaku hidup sehat.

“Mulai dari sanitasi dan lingkungan bersih,” singkatnya. (Fz/kar)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.