Kuasai Laga. Persepolis Gagal Juara Liga Champion Asia 2018

Persepolis
Godwin Mensha dan Bashar Rashan (Persepolis FC), dalam laga Liga Champion Asia. Foto: goal.com

Hasil imbang membuat wakil Iran Persepolis FC gigit jari, sementara Kashima berpesta karena unggul agregat 2-0 dan merayakan gelar pertamanya di Liga Champion Asia.

BantenTribun.id- Wakil Iran, Persepolis FC gagal merebut juara Liga Champion Asia 2018 setelah ditahan klub Jepang Kashima Antlers pada leg kedua, dengan skor 0-0 dalam laga yang digelar di stadion Azadi, Teheran, Sabtu (10/11/2018).

Armada Branko Ivankovic wajib menang lebih dari dua gol di leg kedua tersebut, sebab pada leg pertama mereka takluk dengan skor 2-0. Dua gol di leg pertama di cetak oleh Leo Silva dan Serginho.

Bermain di kandang sendiri, dan tertinggal dua gol di leg sebelumnya, Ali Reza Biranvand dan kolega terus menekan sejak menit awal.

Peluang pertama didapat Persepolis FC di menit ke-8 kewat aksi Ali Alipour yang mengirimkan umpan ke kotak penalti Kashima, sayang Godwin Menhsa gagal menjemput bola, dan gawang klub Jepang itu masih aman.

Satu menit berikutnya umpan lambung dari sisi kiri penyerangan Persepolis kembali mendarat ke kotak penalti Kashima, namun kiper klub berlambang tanduk rusa, Kwon Sun Tae masih sigap mengamankan bola.

Serangan demi serangan yang dilakukan wakil Iran yang jadi tuan rumah itu tak berhenti, sayang hingga 30 menit pertandingan berlangsung, belum ada gol tercipta.

Tak puas dengan kondisi yang ada, Gelandang Persepolis, Bashar Rasan membuat aksi individual mengagumkan berlari dan melewati beberapa pemain Kashima untuk selanjutnya melakukan sepakan ke gawang lawan, namun usahanya juga gagal.

Hingga 45 menit babak pertama usai, skor masih belum berubah, Persepolis vs Kashima Antlers masih 0-0.

Laga babak kedua, sejatinya tak banyak perubahan. Tuan rumah terus menekan, sementara tim tamu Kashima Antlers yang unggul dua gol di leg pertama, tetap memilih bertahan.

Peluang pun kembali di dapat Persepolis di menit ke 63, saat sepakan Alipour mengalir deras menuju gawang tim tamu, namun sayang sepakan penyerang 23 tahun itu sedikit melenceng di sisi kiri gawang Kashima.

Terus menekan dan menekan, Persepolis akhirnya harus pasrah, karena gawang Sun Tae masih aman hingga wasit meniup peluit panjang tanda laga usai.

Hasil imbang membuat wakil Iran gigit jari, sementara Kashima berpesta karena unggul agregat 2-0 dan merayakan gelar pertamanya di Liga Champion Asia. (ajat s)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.