Kopi Bakar Bapak Endut, Nikmatnya Kopi Asli Pandeglang

Kopi Bakar Bapak Endut, Kopi Bakar Robusta dan Tampuyak dari Kopi Arabika. Foto – BantenTribun

Kopi Bakar Bapak Endut, racikan kopi bakar yang berasal dari biji kopi asli Pandeglang, menjawab kerinduan penikmat kopi Kota Santri  

Pandeglang, BantenTribun.id- Menyeruput secangkir kopi khas Pandeglang kini tak lagi sekedar impian. Adalah Gin Kamawiguna yang akrab di panggil Gin, sosok dibalik hadirnya Kopi Bakar Bapak Endut sebagai jawaban atas rindunya warga Pandeglang menikmati kopi asli daerahnya.

Racikan nikmat Kopi Bakar Bapak Endut, bukan hadir serta merta. Ia adalah warisan turun-temurun keluarga Gin.

Brand ‘Bapak Endut’ memiliki filosofi sendiri, nama itu berasal  dari ayah Gin yang akrab di panggil Bapak Endut. Menurut Gin, ayahnya adalah sosok yang gemar meracik kopi untuk dikonsumsi sendiri dengan cara di bakar.

Berawal dari filosofi itu, Gin akhirnya berani merintis usaha Kopi Bakar sejak tahun 2014 di Cibaliung, Pandeglang.

Berkat ketekunan dan sebaran informasi sosial media, secara perlahan Kopi racikan Gun makin dikenal dan bikin penasaran banyak orang termasuk BantenTribun.

kopi bakar bapak endut
Kang Gin, saat menunjukan biji kopi yang bakal ia sulap jadi Kopi Bakar Bapak Endut yang nikmat

Rasa penasaran itu akhirnya terjawab saat Kopi Bakar Bapak Endut buka gerai di acara HUT Pandeglang ke-144. Sikap hangat Kang Gin, menyambut BantenTribun di awal pertemuan.

Sayang karena kesibukan, Gin tak bisa memberi informasi lebih banyak soal ide kopi bakarnya. Ia pun meminta rekannya Ade Permana untuk ‘meladeni’ rasa penasaran BantenTribun.

Racikan khas kopi bakar pun ditunjukan oleh Ade. “Jenis kopi yang ada disini ada dua. Robusta dan Arabika. Robusta asli dari Cibaliung, sementara Arabika mix dengan Garut. Sebab Arabika ngga ada di Pandeglang.” Ungkap Ade.

Ade pun menambahkan kalo soal menu unggulan ada Kopi Tampuyak dan Kopi Bakar.

BantenTribun meminta Ade meracik Kopi Robusta Bakar, dan Tampuyak dari Arabika.

Terlihat dengan jelas, Ade begitu tangkas meracik kopi, dengan sekejap Kopi Bakar dan Kopi Tampuyak pun hadir menggoda. Aroma kopi sangat terasa, sebab yang dipesan tak pakai gula.

Kopi Bakar, menjadi menu pertama yang diseruput, rasanya nikmat, aroma bakar tercium jelas dan menambah selera. Belum lagi ada biji kopi yang ternyata bisa dikunyah. Sensasinya makin nambah.

Seruputan kedua, untuk Kopi Tampuyak yang berasal dari biji Arabika. Seperti biasa, rasa asem-asem arabika kian menggoda.

Kedua menu kopi itu memiliki sensasi berbeda namun memiliki kesamaan dalam satu kalimat sederahan. ‘Nikmat Tiada Tara.’

Buat kamu yang masih penasaran, Gerai Kopi Bakar Bapak Endut masih hadir di Alun-Alun Pandeglang. Namun itu hanya sementara. Meramaikan momen Ultah Pandeglang yang kian mempesona.

Sementara Gerai Kopi Permanen kini telah dibuka, tepatnya di Jl. Letnan Bolang tak jauh dari Bank BNI Cabang Pandeglang. (Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.