Konfercab PCNU Ke-17, Siapkan Ketua Tanfidziyah Anyar

347
KH Tb Hamdi Ma'ani, berharap ketua anyar Tanfidziyah NU Kabupaten Pandeglang tidak membawa organisasi NU ke ranah politik praktis (foto-dok BantenTribun)
KH Tb Hamdi Ma’ani, berharap ketua anyar Tanfidziyah NU Kabupaten Pandeglang tidak membawa organisasi NU ke ranah politik praktis (foto-dok BantenTribun)

Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU)  Kabupaten Pandeglang, menggelar Konferensi Cabang XVII, di Kecamatan Majasari,  22- 24 Desember 2017. Konfercab ini akan memilih Ketua Tanfidziyah yang anyar untuk 5 tahun kedepan. Lima kandidat siap bersaing. NU diingatkan kembali agar sesuai khittohnya dan tidak dibawa ke ranah politik praktis.

Pandeglang,BantenTribun.id  –Diperkirakan lima kandidat siap maju untuk bertarung memperebutkan posisi  Ketua Tanfidziyah. Lima nama yang santer disebut itu diantaranya  KH. Khazinul Asror, KH. Bahrul Amiq, KH. Aman Sairi, Ustad Abdul Azis, KH. Munir.

Aah Wahid Maulany, Mantan Ketua PC NU Kabupaten Pandeglang mengatakan, banyak harapan dalam konfercab NU kali ini. Selain tidak hanya munculnya sosok pemimpin yang lebih baik, tapi juga bisa menjadi pemimpin yang bisa membawa NU lebih maju, dan membangun struktur kepengurusan  hingga ke tingkat ranting.

“Kami berharap dapat menciptakan kepengurusan yang bisa membesarkan NU, tidak hanya besar dalam kontek kulturnya, tetapi besar dalam struktur sampai ketingkat ranting,” kata Aah, Sabtu (23/12/).

Sementara dalam program kerja selama lima tahun kedepan,  menurut Aah  Wahid yang mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Pandeglang tersebut,  Pemimpin baru bisa membuat program yang realitas,  artinya program yang dapat dirasakan oleh umat islam, khususnya Pandeglang.

“Kepemimpinan yang baru nanti juga dapat membuat program yang bisa menangkal paham-paham radikalisme.  NU harus menjadi benteng,”ujarnya.

Menurut Ketua MUI Kabupaten Pandeglang KH Tb Hamdi Ma’ani, sosok pemimpin baru diharapkan bisa membawa NU sesuai Khittohnya dan tidak menggiring NU ke ranah politik praktis.

“Saya sangat berharap ketua yang terpilih nanti dapat membawa NU sesuai khittoh dan tidak membawa ke ranah politik,” kata Hamdi Ma’ani, kepada Banten Tribun, Sabtu(22/12).

Hamdi Ma’ani sangat berharap pada konfercab tersebut, calon ketua yang akan dipilih dalam Ormas Islam yang didirikan pada 31Januari 1926 itu, bisa lebih memahami tentang pengembangan organisasi  ke-NU-an.

“Artinya yang baru ini lebih memahami tentang ke-NU-an. Untuk peserta konfercab pilih lah sesuai hati nurani,” harap Hamdi.*(kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here