Jogja Makin Seru dengan Jogjabike

jogjabike
jogjabike via tribunnews

Fasilitas itu adalah jogjabike, dimana anda para kaum traveler tak perlu lagi bersusah payah jalan kaki untuk menikmati indahnya kota khususnya Malioboro yang memorable itu.

BantenTribun.id- Tak bisa dipungkiri, Jogja merupakan salahsatu destinasi wisata favorit di Indonesia, spot instragamable, historis, ramah dikantong, dan tentu saja penduduknya yang ramah menjadi sekian alasan dari banyak alasan mengapa banyak orang selalu rindu datang kembali ke kota ini.

Eits, jangan lupa pula denga kulinernya. Siapa sih yang gak kenal Gudeg, makanan khas jogja yang legendaris, belum lagi Bakpia Patoknya yang “ngenyess” dimulut. Lengkaplah sudah.

Tapi tunggu dulu, jogja tak hanya itu, belum lama ini jogja juga punya fasilitas baru yang bakal memanjakan para traveler atau yang mau liburan di kota pelajar itu.

Fasilitas itu adalah jogjabike, dimana anda para kaum traveler tak perlu lagi bersusah payah jalan kaki untuk menikmati indahnya kota khususnya Malioboro yang memorable itu.

Jogjabike merupakan aplikasi online yang bisa di install di smartphone kamu, lalu gunakan untuk menyewa atau pinjam sepeda gratis untuk keliling Malioboro.

aplikasi jogjabike
aplikasi jogjabike

Cara Menggunakan Jogjabike

Seru, sudah pasti, bersepeda keliling sepanjang Malioboro siapa yang nggak mau. Caranya gimana? Mudah saja, setelah kamu install aplikasinya dismartphone, lalu login dan sewa. Setelah  itu kamu tinggal datang ke shelterpit dan scan barcode. Lalu kamu akan dapat pinjaman sepeda gratis di Malioboro. Setelah selesai menggunakan kamu kembalikan lagi ke shelter pit saat kamu pinjam.

Gratis?

Ya saat ini, karena masih tahap awal alias masih ujicoba, Jogjabike dan Pemerintah Kota masih memberikan kesempatan buat kamu yang mau coba dengan biaya nol rupiah, alias gratis.

Saat ini sepeda yang tersedia buat di sewa baru sebanyak 20 unit yang dibagi dalam beberapa shelter, seperti di Loco Cafe, depan Maliobor Mall, depan kepatihan serta di depan benten Vredeburg.

Kedepan jika berjalan dengan baik, kemungkinan jumlah sepeda yang disewakan bakal ditambah. Namun bisa jadi tak lagi gratis alias berbayar. Target untuk tahun 2019 sektiar 1000 sepeda sudah siap untuk disewakan.

Yup, gitu deh kalo sebuah kota mau berbenah dan terus berbenah. Mereka tak hanya sadar, kalo kunjungan wisata berpotensi besar untuk kesejahteraan masyarakatnya. Namun jogja sepertinya nggak hanya sadar, tapi mau terus bersolek untuk menggoda anda para traveler dimanapun berada.

Bila dulu jogja telah diklaim sebagai kota ramah pedestrian, kini jogja mulai beranjak sebagai kota yang ramah buat para pecinta sepeda. Sepertinya kota indah ini mau mensejajarkan diri dengan kota-kota maju di eropa sanah. (aji)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.