Janji Presiden Jokowi Bantu Modal Bumdes Dipertanyakan Bumdes Tarumajaya

239
Jokowi janji bantu modal bumdes
Janji Jokowi Bantu Modal Dipertanyakan Bumdes Tarumajaya Cigeulis-Pandeglang Banten- ilustrasi@Bumdes

Janji Presiden Jokowi menyuntik modal Rp 50 juta untuk 30 Bumdes di Pandeglang, hingga kini belum ada tanda-tanda realisasi. Pengelola Bumdes mengaku mendapat banyak tekanan akibat dijanjikan modal tersebut. Mereka berharap Presiden segera bisa mewujudkan janjinya.

Pandeglang, BantenTribun.id – Janji Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang terlontar saat berkunjung ke Desa Muruy Kecamatan Menes Kabupaten Pandeglang, pada Rabu (4/10/2017) lalu,  akan memberikan bantuan permodalan sebesar Rp50 juta kepada 30 Badan Usaha Milik Desa (BUMdes) yang ada di Kabupaten Pandeglang, mulai dipertanyakan.

Dalam agenda kerja presiden yang meresmikan sejumlah program Dana Desa (DD) di Desa Muruy itu menyebutkan bahwa setiap BUMDes akan memperoleh bantuan permodalan sebesar Rp50 juta.

Namun sangat disayangkan bantuan permodalan yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahtraan ekonomi masyarakat desa itu, sampai saat ini belum juga terealisasi.

“Sampai sekarang belum ada itu bantuannya,” keluh Ketua Bumdes Tarumajaya Desa Tarumanagara Kecamatan Cigeulis, Didi Supriadi kepada BantenTribun , Senin (13/11/2017).

Padahal menurut Didi, banyak masyarakat yang bertanya-tanya akan kebenaran bantuan permodalan tersebut. Didi juga berharap bantuan permodalan Bumdes dari presiden ke-7 Indonesia itu agar bisa segera di cairkan supaya terasa manfaatnya oleh masyarakat.

“Masa pak Jokowi bohong ya? Saya harap bisa segera terealisasi agar tidak ada tekanan ke saya nya, kan semua tahunya Bumdes Tarumajaya dapat bantuan,” harapnya.

Camat Cigeulis, Suntama, membenarkan jika bantuan permodalan Bumdes belum juga terealisasi. Suntama juga mengaku sudah berkordinasi ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pandeglang terkait bantuan tersebut.

“Bantuan Bumdes waktu ada kunjungan Presiden Jokowi itu sampe ayeuna tacan aya (Sampai sekarang belum ada-red), sudah saya tanyakan ke DPMPD Pandeglang katanya juga belum ada,” tambah Suntama.*(NG)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here