Hj.Rafiah Akhyar : Sosok Ibu Bersahaja Dibalik Kesuksesan Ustad Adi Hidayat Lc. Ma

4146

Pandeglang,BantenTribun.id- Tak dapat dipungkiri, nama Ustad Adi Hidayat kini beranjak populer sebagai pendakwah. Video tausiahnya yang sarat attensi dan banyak penggemar, kerap mengisi gadget kita. Ustad Adi, yang  pernah menimba ilmu agama di Pendidikan Pasca Sarjana di Islamic Call College Tripoli, Libya dan juga Magister Agama Universitas Islam Negeri ( UIN ) Sunan Gunung Djati Bandung itu, ternyata  alumni SD Negeri Karaton 3 Pandeglang.

Dibalik kesuksesan Ust. Adi Hidayat, terlahir di Kampung Ciekek Babakan Karaton Rt 02/06, Kelurahan Karaton, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Banten,  11 September 1984 silam , ternyata ada sosok ibu bersahaja yang setia  mendoakannya hingga saat ini.

Hj.Rafiah Akhyar (66), ibunda Ustad Adi Hidayat, adalah seorang pensiunan Kepala Sekolah SDN Pandeglang 7 Ciasem Pandeglang. Ia mengaku tidak pernah membayangkan jika Adi Hidayat kecilnya, akan menyandang predikat sebagai pendakwah kondang seperti sekarang ini. Ibu Hajah Rafiah hanya berharap agar anaknya, Adi Hidayat, tetap diberikan kekuatan dan kesehatan untuk terus berdakwah menyampaikan pesan-pesan keimanan dan keislaman.

Bakat ketrampilan berpidato Adi Hidayat, memang sudah terlihat sejak masa kecil. Ia juga termasuk anak yang berani menegur  langsung jika melihat ada yang salah atau keliru.

Ibu  Hj.Rafiah menceritakan, meski awalnya Adi hendak melanjutkan ke sekolah umum setamat SD dulu, namun rencana itu  kemudian berubah. Adi lalu mendaftar di Pondok Pesantren  Darul Arqom Garut dan belajar di sana selama 5 tahun.

Pada awal masa belajarnya di Darul Arqom, Adi,  harus menjadi anak yatim. Ia harus  ihlas ditinggal ayahanda tercintanya, Ustad Warso Supena,  pada tahun 1997. Sejak  saat itu, Ibu Hj.Rafiah berjuang sendirian, untuk menjaga keberlangsungan pendidikan anak ke -4 nya, Adi Hidayat, dan anaknya yang lain.

 Ibu Rafiah  merasa bersyukur dengan apa yang dilakukan anaknya dalam menebar dakwah Islam. Kesibukan dan kepadatan itu, memang membuatnya jarang bertemu, apalagi saat ini Adi Hidayat tinggal di Bekasi.

Kesibukan itu tidak lantas membuat anaknya melupakan Ibu Rafiah.  Ustad Adi Hidayat, selalu mengirimkan kopi hitam dari setiap daerah yang dikunjungi kepada ibundanya.

“Adi selalu kirim kopi dari  setiap daerah yang ia kunjungi, karena mungkin tau ibunya pecinta berat kopi,” kata Hj.Rafiah Akhyar, kepada BantenTribun, di kediamannya, Minggu(27/8).

Menurut Ibu Rafiah, perhatian Adi untuknya dan keluarganya dinilai sudah cukup. Ia  bisa berangkat menunaikan ibadah haji pada tahun 2010 lalu, juga karena di biayai Adi, saat menjadi Petugas Haji. Selain itu,  menurutnya, banyak sekali rahasia Allah yang tidak bisa kita ketahui.

Perjalanan ibadah hajinya, yang semula mendapat jadwal keberangkatan pada  tahun 2014, ternyata bisa berangkat pada tahun  pendaftarannya, tahun 2010 itu.

“Waktu itu saya diminta Adi untuk berdo’a agar bisa berangkat tahun itu juga supaya bisa ketemu anak saya (Adi-red) di Mekkah nanti,” kata Ibu Rafiah.

 Kesibukan Adi Hidayat sebagai da’i kondang, memang diakui Ibu Rafiah. Mungkin hal itu yang membuat undangan berdakwah tidak semua bisa terpenuhi oleh Adi.(Kar)

  BIODATA      

Nama Lengkap

Lahir

Suami

Anak

: Hj. Rafiah Akhyar

: Menes, 1-Desember-1951

: Warso Supena (alm)

: 1. Ade Rahmat ( Dosen Unpad Bandung)

: 2. Neng Inayatin

: 3. Ima Rakhmawati

: 4. Adi Hidayat

: 5. Ita Haryati

1 KOMENTAR

  1. saya yakin ustat Adi Hidayat penjelmaan Imam Bukhari, sang perawi hadis belum ada org penghapal luar biasa dan sy tidak pernah dengar beliau bilang “lupa” ayat berapa dsb

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here