Hadapi Islandia, Persebaya Punya Wakil di Timnas

osvaldo haay wakil persebaya di timnas
osvaldo haay wakil persebaya di timnas foto: istimewa

Persebaya akhirnya mampu menyumbang pemain untuk timnas yang akan menghadapi Islandia

Pandeglang, BantenTribun.id – Bajul Ijo akhirnya  punya wakil di timnas Indonesia yang akan menghadapi Islandia di laga uji coba pada hari minggu (14/1).

Pemain itu adalah Osvaldo Haay eks Persipura yang kerap menempati posisi sayap kiri / kanan timnas.

Pemain 19 tahun itu menjadi pilihan pelatih timnas Luis Milla sejak mereka bertarung di ajang Sea Games.

Milla sering menukar posisi Osvaldo dengan Febri Haryadi untuk menembus celah pertahanan lawan.

Kemampuannya menyisir lapangan dengan skill khas papua diharapkan mampu “menyumbang” kesulitan untuk Islandia.

Green Force merekrut pemain asli Papua itu untuk memenuhi ambisinya menjadi yang terbaik di liga 1 2018.

Bajul Ijo sejatinya dapat menambah personil untuk skuad timnas yang akan menghadapi Islandi bila Andik Vermansyah berhasil di rekrut.

baca juga: timnas u 23 menuju Asian Games

 

 

Namun sepertinya hal itu sulit terwujud, sebab sebagai seorang bintang banyak hal yang harus dibicarakan dengan mantan pemain Selangor FA itu terutama soal kontrak dengan sponsor pribadi.

Masa Keemasan Persebaya

Persebaya kali pertama merengkuh gelar juara Liga Indonesia pada musim 1996/1997. Pertandingan final sendiri kala itu di gelar pada tanggal di stadion Gelora Bung Karno, Jakarta (28/7/97).

Bajul ijo berhasil menekuk Bandung Raya dengan skor telak 3-1 lewat gol Aji Santoso, Jacksen F Thiago dan Reinold Pieters. Sementara gol balasan bandung raya dicetak oleh Budiman.

Masa itu bisa dibilang menjadi taun emas bagi The Green Force. Tak hanya menjadi kampiun liga, asuhan almarhum Rusdi Bahalwan itu banyak menyumbang pemain untuk timnas Indonesia.

Sosok seperti Bejo Sugiantoro, Anang Ma’ruf, Aji Santoso, Uston Nawawi kerap menghiasi skuad garuda.

Periode berikutnya, tim yang lekat dengan stadion Gelora 10 November itu masih menyumbang pemain untuk timnas, sebut saja Uston Nawawi, lalu M Taufik dan Andik Vermansyah.

Namun seiring berjalan waktu, terjadi banyak polemik termasuk dualisme tim membuat tim kebanggan bonek itu harus turun kasta.

Musim ini, salahsatu klub legenda perserikatan itu kembali ke kasta tertinggi liga dalam negeri, bersama PSIS Semarang, PSMS Medan.

Suporter Persebaya tentu berharap bila masa kejayaan tim kesayangan mereka kembali hadir menyapa dan menyumbang banyak pemain untuk skuad garuda. (ajat s)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.