Menyaksikan Gebang di TanjungLesung

731

Pandeglang ,BantenTribun.id – Jika ingin  menyaksikan  Pohon Gebang berbaris, datang saja ke Tanjung Lesung. Namun jangan meniru tabiat pohon ini. Meski berumur panjang, ia hanya berbunga dan berbuah sekali saja di akhir hayatnya.

Kawasan Wisata Tanjung Lesung Kabupaten Pandeglang Propinsi Banten , selain menawarkan panorama pantai yang menawan, kawasan ini juga menyuguhkan barisan pohon Gebang yang tumbuh menjulang di sepanjang jalan masuknya.  Masyarakat sekitar tidak ada yang mengetahui secara persis berapa usia pohon Gebang tersebut.

Diperkirakan pohon ini berusia diatas 40 tahun lebih. Keberadaan pohon Gebang ini juga belum diketahui dengan pasti apakah sengaja dibudidayakan atau tumbuh secara liar.

“Sejak saya kecil, pohon itu sudah ada pak,”kata Marna,perempuan berusia 48 tahun, warga desa Cikadu Tanjung Lesung, Pandeglang, kepada Banten Tribun. Ia memperkirakan pohon ini tumbuh secara liar di tanah padang rumput terbuka seperti dikawasan ini.

“Kayaknya pohon itu tumbuh liar, kalau dilihat manfaatnya yang relatif sedikit dibanding tanaman lain,” kata Saroh (40), perempuan yang bekerja sebagai petugas kebersihan di Tanjung Lesung Beach Hotel.

Pohon yang masuk jenis palma dan memiliki  nama ilmiah Corypha Utan ini ternyata hanya berbuah dan berbunga sekali saja, yakni di akhir masa hidupnya.

pohon gebang tanjung lesung
pohon gebang yang ada di sekitar kawasan tanjung lesung: Foto BantenTribun

Pohon Gebang biasa dimanfaatkan species burung sebagai sumber makanan. Selain itu pohon ini sebenarnya juga memiliki banyak fungsi.

Daun Gebang yang masih muda dapat diolah menjadi berbagai hasil kerajinan tangan seperti membuat tikar,topi,kantong,karung,tali hingga pakaian tradisional.

Ujung batang yang masih lunak juga bisa dimakan. Empulur batangnya dapat diolah menjadi sagu, yang dipercaya dapat mengobati penyakit usus.

Akar pohon ini biasa digunakan untuk mengobati diare. Air dari pelepahnya dapat digunakan sebagai anti racun. Getah dari pucuknya bisa digunakan untuk mengobati luka,batuk dan disentri.Batangnya yang cukup keras, juga bisa digunakan untuk kebutuhan bahan bangunan.

Namun demikian, buah Gebang yang sudah tua terkenal beracun, sehingga jangan sekali-kali mencoba memakannya.

Pohon Gebang ini bisa tumbuh menyebar di dataran rendah hingga ketinggian 300 m dpl. Pohon ini banyak dijumpai di kawasan pantai. Gebang biasanya mencapai ketinggian 15-20 meter. Tanaman ini juga dikenal tumbuh sangat lambat. Diperlukan sekitar 30 tahun lebih hingga berbunga.(Kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here