Dua Oknum Disdukcapil Pandeglang Ditetapkan Tersangka Kasus OTT Saber Pungli

279
Dua oknum disdukcapil Pandeglang ditetapkan
Kantor Disdukcapil Pandeglang (foto-kar-BantenTribun)

Oknum Pegawai Disdukcapil Kabupaten Pandeglang yang pernah terciduk OTT Tim Saber Pungli, pada ahir Juli lalu, dipastikan tidak akan nyenyak tidur. Pasalnya, dua orang pegawai instansi itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. KPK menyarankan kasus itu diproses. Kasusnya akan terus berlanjut.

Serang,BantenTribun.id – Setelah sempat sepi dari pemberitaan, kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pegawai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pandeglang, Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten akhirnya melanjutkan proses penyidikan.

Kepastian  itu mencuat setelah adanya supervisi dari tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kelanjutan penanganan kasus tersebut. Surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) kasus tersebut sudah dilimpahkan kepada Kejaksaan Tinggi Banten.

“Ada dari KPK sekitar tiga hari yang lalu ikut gelar perkara bersama Tim Saber Pungli. Mereka intinya ingin mengetahui apakah ada unsur pidananya. Setelah dilakukan gelar perkara, KPK menyarankan agar kasus tersebut diproses,” kata Direktur Kriminal Khusus Polda Banten Kombes Pol Widoni di Mapolda Banten, Senin (6/11/2017).

Widoni mengugkapkan bahwa saat ini penyidik telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus OTT Disdukcapil Pandeglang, dan Satu tersangka berinisial FR merupakan pegawai Dinas Perhubungan Kota Serang.

Dua orang yang sudah ditetapkan tersangka dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pandeglang, berinisial In K dan MM.

 “Prosesnya terus berlanjut,” tutur Widoni.

Seperti yang ramai diberitakan pasca OTT sebelumnya, sebanyak 10 orang pegawai yang terdiri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Tenaga Kerja Sukarela (TKS) di Disdukcapil Kabupaten Pandeglang, diamankan Tim Saber Pungli Polda Banten, Selasa pagi (25/07/2017) lalu.

Operasi tangkap tangan (OTT) dilakukan karena adanya dugaan permainan penerbitan e-KTP prioritas. E-KTP prioritas diberikan kepada warga yang secara kebutuhan lebih mendesak, seperti untuk berobat, bekerja atau pendidikan.

Oknum Disdukcapil Pandeglang diduga memungut biaya atas pelayanan e-KTP prioritas tersebut. OTT dilakukan di lantai dua sekitar pukul 10.30 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pandeglang, belum ada yang dapat memberikan  keterangan kepada BantenTribun, terkait kabar penetapan dua tersangka tersebut. *(red)

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here