Disidak Tanto, Waralaba di KarangTanjung Tak Bisa Tunjukan Dokumen Perijinan

Wabup Pandeglang,saat sidak salah satu waralaba di Kecamatan KarangTanjung (foto-Aep-BantenTribun)

Wabup Pandeglang,saat sidak salah satu waralaba di Kecamatan KarangTanjung (foto-Aep-BantenTribun)

Alfa Midi di Kecamatan KarangTanjung Pandeglang tak bias tunjukkan dokumen perijinan saat inspeksi Wabup Tanto melakukan inspeksi mendadak (sidak).

Pandeglang,BantenTribun.id – Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke salah satu waralaba di Kecamatan Karang Tanjung. Waralaba Alfa Midi tersebut tak bisa menunjukan dokumen perijinan saat ditanya Tanto.

“Tadi juga pihak waralaba tidak bisa menunjukan perizinannya,” kata Tanto, usai melakukan sidak, Senin (8/10/2018).

Menurut Tanto, sidak tersebut untuk memastikan Peraturan daerah (Perda) nomor 12 tahun 2010 pedoman penyelenggaraan waralaba, pusat perbelanjaan sudah di jalankan dengan baik atau tidak.

“Kita sidak kesini tujuannya agar tertib aturan tentang tempat usaha, perda yang sudah dibuat ini sudah dijalankan atau tidak. Salah satunya terkait izin usaha dan juga jam operasional waralaba tersebut. Bahkan Untuk itu kata Tanto, pihaknya menghimbau agar semua waralaba untuk mengurus izinnya. Jika tidak segera di urus perizinannya akan dilakukan penyegelan.

“Bahkan, kita himbau agar pihak waralaba menempelkan surat perizinan, agar masyarakat juga bisa mengetahui dan melihatnya. Kalau sampai tiga kali teguran kita tidak ditindak lanjuti, baru kita lakukan tindakan,” tuturnya.

Selain itu kata Tanto, pihaknya juga sudah menyampaikan terkait jam operasional waralaba tersebut. Apalagi, kata Tanto, pemda mendapatkan aduan dari masyarakat terkait jam operasional.

“Bukan hanya perizinan saja yang terpenting harus di urus, juga dalam jam operasional waralaba. Karena dalam perda tersebut juga di tentukan, seperti hari Senin sampai Jumat itu sampai pukul 21.00 Sabtu dan Minggu itu sampai 22.00 dan hari besar keagamaan itu sampai pukul 24.00,” ucapnya.

Sementara itu Asep, Asisten kepala toko Alfa Midi mengatakan, pihaknya tidak mengetahui pasti terkait izin waralabanya tersebut. Asep akan segera menyampaikan keatasannya.

“Kalau izinnya sudah habis pihaknya akan memperpanjangnya, dan kalau memang ada akan dipasang di dinding,” tuturnya.

Selain itu kata dia, jam operasional sampai pukul 22.00, hal tersebut karena ada tuntutan dari pihak kantornya.

“Kalau sekarang-sekarang kita tutup pukul 22.00. Memang kalau dulu-dulu mah kita buka sampai 24.00 malam. Karena kita juga harus mengejar target, untuk itu kita juga akan konfirmasi kepihak atasan, terkait adanya perda tersebut. Karena ini kan aturan dan itu harus kita patuhi,” ujarnya. (aep/kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.