Cari “Sabu” Enak di Pandeglang? Cobain Bubur Ayam Mang Giman Ciekek

Mang Giman, sibuk  melayani pembeli yang antri di pagi hari(foto-BantenTribun)
Mang Giman, sibuk melayani pembeli yang antri di pagi hari(foto-BantenTribun)

Buat yang suka banget sama “Sabu” alias “sarapan bubur”, kamu bisa cobain bubur ayam Mang Giman Ciekek Karaton. Sekali cicip dijamin ngangenin dan pingin balik lagi. Cuma jangan coba-coba mencari kuliner bubur yang satu ini, lewat dari jam 9 pagi. Pasti ludes alias nggak kebagi, meski sudah antri.

Pandeglang,BantenTribun.id– Lokasi kuliner bubur ayam Mang Giman, berada persis di belakang Kantor Polsekta  Pandeglang. Bagi traveler pecinta bubur ayam dan kebetulan melintas wilayah ini pagi hari, dan butuh sarapan pagi pengganjal perut, cobalah mampir ke tempat ini.

Mang Giman, ternyata hampir 3 dasa warsa setia menggeluti dunia bubur. Bersama istri dan 2 anaknya, mereka  berbagi tugas melayani pembeli, yang meluber  duduk  tanpa alas pinggir jalan, tempat nongkrong gerobaknya.

Kedai buburnya, memang hanya sebuah gerobak yang terparkir di sisi Jalan Pendidikan, Kelurahan Karaton, Kecamatan Majasari. Jalan  sempit menuju komplek sekolah SMAN 2 dan 6 Pandeglang ini, selalu padat di pagi hari.

Bubur Ayam Mang Giman Ciekek, menawarkan bubur ayam dengan siraman kuah kaldu yang rasanya “maknyus”. Buburnya pun  tidak encer, terasa gurih  yang bukan berasal dari MSG,

Topping ayam suwirnya juga lumayan  banyak. Selain itu, taburan  ati- ampela, usus, kacang dan irisan daun bawangnya, pas menggoda. Soal rasa? Jangan tanya sebelum dicoba. Bagi yang suka “Sabu” alias sarapan bubur, tempat ini layak di recommended.

Meskipun cuma jualan di gerobak dorong, tapi pengunjung yang datang selalu ramai. Apalagi pada akhir pekan, Sabtu-Minggu, perlu kesabaran ektra menunggu pesanan. Diahir pekan ini, Mang Giman ibarat seperti artis yang dikerubungi idolanya. Maklum saja, pagi hari tiap ahir pekan, pembelinya rata-rata habis joging olah raga pagi dari Alun-alun Pandeglang.

Jadi, penasaran dengan bubur Mang Giman? Langsung aja  datang di pagi hari.  Bersiap antri atau tidak kebagi. Soal harga, cukup Rp.10,000, per porsi,  perut sudah  terisi  dan terasa nikmat menyantap olahan kuliner  berbahan nasi.(kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.