Cara Menjaga Tubuh Langsing dan Sehat ala Cewek Jepang

cara menjaga tubuh langsing dan sehat ala cewek jepang
cewek jepang berkimono

Orang Jepang, termasuk Ceweknya memiliki cara sendiri untuk menjaga agar tubuhnya lebih langsing.

Pandeglang, BantenTribun.id- Tampil dengan tubuh langsing dan sehat tentu menjadi idaman banyak cewek. Tak heran,  sebab paradigma kecantikan yang nempel di benak cewek dan sebagian cowok memang demikian adanya.

Sampai-sampai, ada salahsatu iklan di televsi terilhami oleh paradigma tersebut. Hebatnya iklan itu mendapat penghargaan disalahsatu ajang bergengsi bidang periklanan.

Berbagai survey juga telah membuktikan bila banyak cewek yang tetap merasa gemuk meski badannya sudah ideal. Kaum hawa itu bahkan rela bolak-balik liat cermin untuk memastikan bahwa ia masih gemuk.

Berbagai upaya, dari diet hingga berbagai jenis olahraga seperti renang, fitnes, aerobik, pilates serta yoga menjadi cara untuk membuat keinginan mereka menggapai tubuh yang ideal terus dilakukan.

Sebuah upaya yang patut dihargai, tapi sebaiknya jangan lupakan satu hal. Tubuh langsing dan ideal juga dimulai dari sebuah kebiasaan yang membudaya, dan Cewek Jepang melakukan hal ini.

Mau bukti? Berikut beberapa cara dan sudah menjadi kebiasaan cewek Jepang hingga mereka memiliki tubuh yang langsing, ideal dan sehat.

Makan dengan Porsi Kecil

Kamu pasti perna lihat, bila orang jepang termasuk ceweknya memiliki porsi makan yang kecil. Nasinya dibentuk dalam bulatan kecil, juga ikan dan sayurnya.

Ternyata makan dengan porsi kecil memudahkan sistem pencernaan untuk mengelola makanan dengan baik.

Selain makan porsi kecil, ternyata orang jepang memiliki kebiasaan mengunyah yang lama. Masih ingat ketika kita SD? Kita sering diajarkan untuk mengunyah sebanyak 32 kali.

Meski tak harus selama itu, karena jenis makanan berbeda tekstur. Tapi mengunyah lebih lama memberi toleransi untuk sistem pencernaan untuk bekerja secara efektif dan metabolisme tubuh juga lebih baik.

Konsumsi Ikan

Ikan nampaknya menjadi konsumsi wajib di Jepang, ketimbang daging orang Jepang sepertinya lebih suka menyantap ikan.

Ikan mentah dan segar juga menjadi konsumsi favorit penduduk negeri matahari terbit itu.

Menteri Perikanan, Susi Pujiastuti memahami betul pentingnya konsumsi ikan untuk tubuh dan kesehatan. Lewat gerakan Gemar Makan Ikan, menteri “nyentrik” itu berambisi meningkatkan konsumsi ikan di Indonesia hingga 80 kilogram per kapita per tahun.

Padahal angka tersebut sangat berbeda jauh bila dibandingkan orang jepang. Di negeri Satria Baja Hitam itu, tingkat konsumsi ikannya mencapai 110 kilogram per kapita per tahun.

Direbus dan Dikukus

Kebanyakan makanan jepang dibuat dengan cara dikukus dan direbus. Penggunaan minyak goreng sepertinya cukup jarang dilakukan.

Memasak dengan cara di rebus atau dikukus meski rasanya tidak terlalu disukai oleh kebanyakan warga di negeri ini, nampaknya memiliki pengaruh signifikan untuk kesehatan.

Kadar lemak jenuh dari makanan yang digoreng tentu tidak ada, oleh karenanya resiko tumpukan lemak dalam tubuh bisa berkurang.

Berjalan dan Bersepeda

Bagi orang jepang, konon membawa mobil untuk bekerja adalah norak bin kampungan.

Tak heran bila di negeri sakura, bersepeda dan berjalan kaki menjadi sesuatu yang biasa.

Selain mengurangi kemacetan, bersepada dan berjalan kaki tentu akan menguras energi dan berkeringat.

Lemak pun terbakar dan ujung-ujungnya kondisi tubuh akan membaik dan karena tak ada tumpukan lemak dalam tubuh.

Teh Hijau

Konsumsi teh hijau sudah menjadi budaya di negeri sakura. Nampaknya mereka memahami betul manfaat mengkonsumsi teh hijau untuk tubuhnya.

Teh hijau dianggap memiliki khasiat untuk menrunkan berat bedan, sebab teh jenis ini memiliki kandungan kalori yang lebih rendah.

Berbagai riset juga telah membuktikan hal tersebut. Riset Times of India pernah menulis bia mengkonsumsi 4 gelas the hijau tiap hari selama dua bulan akan menghasilkan  penurunan berta bada hingga 2.7 kg.

Sementara sebuah analisis yang European Journal of Nutrition juga merilis bila minum teh hijau secara rutinakan menurunkan berat bedan, lingkar pinggang lebih kecil.

Menjaga atau berusaha menggapai tubuh langsing terutama untuk cewek, bukanlah hal yang buruk. Tapi memperhatikan kondisi tubuh agar tetap sehat tentu lebih penting. (red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.