Aksi Kejahatan Pecah Kaca Mobil Terjadi di Kantor Disdikbud Pandeglang, Belasan Juta Raib

Sukanta (baju biru), menjadi korban kejahatan dengan modus peca kaca mobil, di perkantoran Disdikbud Pandeglang, kamis,9/8, (foto-Ng-BantenTribun)

Sukanta (baju biru), menjadi korban kejahatan dengan modus peca kaca mobil, di perkantoran Disdikbud Pandeglang, kamis,9/8, (foto-Ng-BantenTribun).

Jangan tinggalkan barang berharga dalam mobil anda. Aksi pencurian dengan modus pecah kaca, menimpa salah satu pejabat Disdikbud Pandeglang. Uang belasan juta dan dokumen penting raib dogondol pelaku.

Pandeglang, BantenTribun.id – Aksi pencurian dengan modus memecahkan kaca mobil terjadi di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pandeglang, Kamis (9/8/2018).

Mobil Kijang Inova nomor polisi A 1245 KM milik Sukanta, Korwil Pendidikan Kecamatan Keroncong, Pandeglang yang diparkir di Komplek Perkantoran Cikupa, menjadi korban kejahatan tersebut.


Pada saat itu, Sukanta pemilik mobil datang pagi-pagi ke Kantor Dindikbud untuk rapat bersama Forum Kordinator Wilayah (Korwil). Usai rapat Sukanta yang merasa lapar, langsung bergegas mencari makan ke warung nasi didepan kantor Disdikbud.

Setelah makan, Sukanta pamit pulang kepada teman Korwil lainnya. Namun, sesampainya di mobil ia merasa kaget melihat pecahan kaca di jendela belakang sebelah kiri mobilnya.

“Ketika saya lihat kaca mobil saya pecah, setelah dicek tas berisi uang tunai sekitar Rp13 jita dan berkas – berkas penting tidak ada,” tutur Sukanta.

Sukanta yang gugup melihat kaca mobilnya pecah, dan sejumlah barang berharganya raib di gondol maling, langsung menghampiri teman-temannya di warung nasi tadi. Ia melaporkan kejadian nahas tersebut kepada Polsek Pandeglang.

“Kejadian pembobolannya saya tidak tau kapan, yang jelas pas saya pulang kaca mobil dan tas sudah tidak ada. Sudah laporan ke Polisi, ini tinggal nunggu hasil penyelidikannya,” ujarnya.

Sementara Kanit Resrim Polsek Pandeglang, Ipda Asep Kusmiyadi, mengaku sudah turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan. Saat ini, pihak Kepolisian masih menyelidiki pelaku pembobolan yang membawa kabur tas dan isinya.

“Begitu menerima laporan kami langsung turun, saat ini masih dalam penyelidikan,” singkat Asep. (NG/kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.