815 Calon Jamaah Haji Pandeglang Mulai Diberangkatkan Ahir Juli ini

Kasie Pelayanan Haji Kemenag Kabupaten Pandeglang, Wawan Sofwan, saat berbincang dengan KH Abuya Muhtadi di Pendopo, sesaat sebelum pelepasan jamaah haji tahun 2017.(foto dok-BantenTribun)

Kasie Pelayanan Haji Kemenag Kabupaten Pandeglang, Wawan Sofwan, saat berbincang dengan KH Abuya Muhtadi di Pendopo, sesaat sebelum pelepasan jamaah haji tahun 2017.(foto dok-BantenTribun)

Sebanyak 815 calon jamaah haji asal Kabupaten Pandeglang yang terbagi dalam 3 Kloter, mulai diberangkatkan 31 Juli 2018

Pandeglang,BantenTribun.id-Jumlah kuota calon jamaah haji Kabupaten Pandeglang, tahun ini mengalami peningkatan sekitar 6 persen, atau sebanyak 45 orang.

Tahun 2018 ini, Pandeglang mendapatkan kuota sebanyak 815 orang dari kuota reguler dan kuota cadangan. Tahun 2017 lalu, Kabupaten Pandeglang hanya mendapatkan kuota haji sebanyak 770 orang.

“Alhamdulillah tahun ini ada peningkatan kuota dibanding tahun lalu meskipun jumlahnya belum ideal,” kata H.Wawan Sofwan, Kasie Pelayanan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pandeglang, kepada BantenTribun, Kamis, (12/7).

Menurut Wawan, 815 calon jamaah haji Pandeglang, terbagi dalam 3 kelompok terbang (Kloter), yakni kloter 34 JKG, 41 JKG dan 47 JKG, dan mulai diberangkatkan pada hari Selasa, 31 Juli 2018 untuk kloter 34, tanggal 3 Agustus untuk kloter 41, serta 6 Agustus bagi kloter 47.

“Khusus kloter 47 JKG, jamaah haji Pandeglang jumlahnya hanya 45 orang, danbergabung dengan jamaah asal Kabupaten Tangerang. Sedangkan kloter 34 dan 41, masing-masing berjumlah 385 orang disertai 5 petugas haji dari TPHI, dokter dan perawat,” jelasnya.

Jadwal pemberangkatan jamaah haji Pandeglang, masih kata Wawan, semuanya dilaksanakan pagi hari, mulai pukul 6 dan 7.00 Wib.

Dengan semakin mendekatinya jadwal keberangkatan, calon jamaah juga diminta untuk menjaga kesehatan dari sekarang. Wawan juga mengingatkan, jika di Arab Saudi memasuki musim panas, dan meminta jamah untuk tetap meminum air zam-zam agar tidak mengalami dehidrasi dan menggunakan masker.

“Kalau pondokan aatau maktab, sesuai hasil undian atau qur’ah, jamaah Pandeglang mendapatkan lokasi di Syesyah, atau sekitar 3,5 Km dari Masjidil Haram. Namun, jamah tidak perlu khawatir karena tersedia Bus Shalawat nonstop untuk mengangkut jamaah pulang-pergi dari Masjidil Haram,” terangnya.

Pada tahun ini, Jamaah haji Indonesia, sesuai hasil undian, mendapatkan pemondokan haji di Makkah dengan jarak terdekat 900 meter dan terjauh 4,5 Km.

Dua Pejabat Pandeglang Berangkat Haji

Tahun ini, dua pejabat OPD Pandeglang tercatat juga menunaikan ibadah haji. Keduanya yakni Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Ali Fahmi Sumanta, dan Kepala Dinas Kelautan, Wowon Dirman.

Ali Fahmi yang berangkat bersama istrinya Rina haryati, tergabung dalam kloter JKG 34. Sedangkan Wowon Dirman, tergabung dalam kloter JKG 41 yang akan diberangkatkan pada 3 Agustus 2018.(kar)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.